SULTRABERITA.ID, KENDARI – Ketakutan akan merebaknya penularan Covid-19 atau corona mulai dirasakan hampir seluruh wilayah di Indonesia, tak terkecuali Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA :
- Kendari Dikepung Kebakaran Lahan, 8 Kejadian Terjadi dalam Sehari
- Final Sepak Bola Dies Natalis UHO ke-45, Tim Rektorat Tumbangkan Fakultas Hukum 3-1
- BPOM Beri Izin Edar Vaksin Diare Rotavirus Bio-RV, Dosis Pertama Bisa Sejak Lahir
- Coffee Shop di Kendari ‘Tekor’ Gegara Lampu Sering Padam
- Dirjen ESDM Cek Infrastruktur Pertamina Simpul Distribusi BBM se-Indonesia Timur di Kota Baubau
Melalui instrumen kebijakan yang dibuat Wali Kota Kendari Sulkarnain, seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Kendari diliburkan. Kebijakan meliburkan siswa di Kota Lulo ini akan dimulai sejak Senin (16/2/2019) hingga dua minggu kedepan.
“Proses belajar sementara dilakukan di rumah siswa masing-masing,” ungkap Sulkarnain kepada media, Minggu (15/3/2019).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa setelah memasuki pekan kedua masa libur belajar sekolah, pemerintah setempat akan kembali melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa selama siswa diliburkan proses belajar tak boleh berhenti. Orang tua pesan Sulkarnain tetap melakukan pengawasan serta bimbingan belajar di rumah.
“Proses belajar harus tetap berjalan di rumah, tidak ada yang berkeliaran semua tugas sekolah harus selesai,” pungkasnya. Adm



