SULTRABERITA.ID, KENDARI – Ketakutan akan merebaknya penularan Covid-19 atau corona mulai dirasakan hampir seluruh wilayah di Indonesia, tak terkecuali Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA :
- Rektor Unsultra Versi Nur Alam Kukuhkan 247 Wisudawan, Eks Gubernur Hadir Beri Sambutan
- Program PKK Kasoami & Sekolah Hebat: Jurus BI Sultra – Pemkot Kendari Ajak IRT & Pelajar Jaga Inflasi
- UHO Telurkan 702 Wisudawan Baru, Berikut Daftar Nama Lulusan Terbaik
- Pembukaan MTQ Kota Kendari 2026 Tanpa Pertunjukan Konvoi Defile Kafilah
- Tiga Kabupaten Jadi Pemasok Pangan Kota Kendari, Wali Kota Siska: Pemerintah Putar Otak Agar Komoditi Tak Keluar
Melalui instrumen kebijakan yang dibuat Wali Kota Kendari Sulkarnain, seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Kendari diliburkan. Kebijakan meliburkan siswa di Kota Lulo ini akan dimulai sejak Senin (16/2/2019) hingga dua minggu kedepan.

“Proses belajar sementara dilakukan di rumah siswa masing-masing,” ungkap Sulkarnain kepada media, Minggu (15/3/2019).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa setelah memasuki pekan kedua masa libur belajar sekolah, pemerintah setempat akan kembali melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa selama siswa diliburkan proses belajar tak boleh berhenti. Orang tua pesan Sulkarnain tetap melakukan pengawasan serta bimbingan belajar di rumah.
“Proses belajar harus tetap berjalan di rumah, tidak ada yang berkeliaran semua tugas sekolah harus selesai,” pungkasnya. Adm




