SULTRABERITA.ID, KENDARI – Ketakutan akan merebaknya penularan Covid-19 atau corona mulai dirasakan hampir seluruh wilayah di Indonesia, tak terkecuali Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA :
- Detik-Detik Ridwan Bae & Gubernur ASR Saling Peluk saat Pelantikan Golkar Sultra di Kolaka
- Sultra Masuk 4 Provinsi Penerima Satya JKN Awards 2026, Total Kepesertaan Nasional 284,89 Juta Jiwa
- Lanjutkan Estafet Rektor UHO, Prof Takdir Saili Siapkan Fakultas Khusus Mineral & Pertambangan
- Pulang Kampung ke Jakarta, Khairul Munadi Bilang Bakal Rindu Sayur Pakis Khas Sultra
- Binaan Vale di Kolaka Beralih ke Padi Organik, Ketergantungan Pestisida Menurun
Melalui instrumen kebijakan yang dibuat Wali Kota Kendari Sulkarnain, seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Kendari diliburkan. Kebijakan meliburkan siswa di Kota Lulo ini akan dimulai sejak Senin (16/2/2019) hingga dua minggu kedepan.
“Proses belajar sementara dilakukan di rumah siswa masing-masing,” ungkap Sulkarnain kepada media, Minggu (15/3/2019).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa setelah memasuki pekan kedua masa libur belajar sekolah, pemerintah setempat akan kembali melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa selama siswa diliburkan proses belajar tak boleh berhenti. Orang tua pesan Sulkarnain tetap melakukan pengawasan serta bimbingan belajar di rumah.
“Proses belajar harus tetap berjalan di rumah, tidak ada yang berkeliaran semua tugas sekolah harus selesai,” pungkasnya. Adm





