BERITA TERKINIHEADLINE

100 Hari ASR–Hugua: Dispar Sultra Fokus Benahi Ekosistem & Konektivitas Wisata

×

100 Hari ASR–Hugua: Dispar Sultra Fokus Benahi Ekosistem & Konektivitas Wisata

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menyeriusi agenda penting membangun pariwisata berkelanjutan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua.

Terkait hal tersebut, Kepala Dispar Sultra Ridwan Badallam mengatakan dinas yang ia pimpin tentang tengah fokus membangun fondasi besar pengembangan pariwisata Sultra secara sistematis sebagaimana amanah Gubernur Sultra.

Menurut Ridwan, sustainable tourism tak bisa diukur dari lama pengalaman, tetapi dari dampak nyata terhadap sistem dan struktur industri. Ia menyinggung dinamika pariwisata di Wakatobi yang disebut mengalami pasang surut.

Baca Juga :  Promo Ramadan Lippo Plaza Kendari: Belanja Rp200 Ribu Senin-Selasa, Dapat Voucher Rp50 Ribu

Bahkan, Dispar telah berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengklarifikasi data wisatawan nusantara (wisnus). Hasilnya, angka tersebut mencakup seluruh mobilitas ekonomi antardaerah, bukan murni kunjungan wisata.

Ridwan membeberkan, kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD pada 2025 tidak mencapai Rp1 miliar, sementara anggaran yang digelontorkan mencapai puluhan miliar rupiah. “Kalau ekosistemnya kuat, indikatornya jelas: PAD naik, konektivitas stabil, dan masyarakat terlibat luas,” ujarnya.

Dispar Sultra kini fokus membenahi tata kelola destinasi dan memperkuat fondasi ekosistem. Salah satunya di Pulau Bokori yang lama dinilai kurang terawat.

Baca Juga :  Janji ASR Rampungkan Lapangan Olahraga di UM Kendari, Rektor: Lahan Sudah Siap!

Fasilitas terbengkalai seperti jet ski diperbaiki, sarana rusak dibenahi, pola pengelolaan sampah di Bokori, Batugong, dan Taipa ditata ulang, hingga desain baru kawasan disiapkan dengan skema kolaborasi swasta.

Pembenahan juga dilakukan di Kendari Water Sport sebagai pusat penyangga pariwisata.

Ridwan menegaskan, Kendari harus diperkuat sebagai hub karena menjadi pintu masuk utama penerbangan dari Jakarta. Sertifikasi destinasi Bokori dan perbaikan akses jalan juga dipercepat.

Di sisi konektivitas, Dispar membuka promosi melalui funtrip maskapai AirAsia untuk rute langsung Jakarta–Kendari. Rute Morowali–Kendari–Wakatobi dan Makassar–Kendari–Wakatobi juga dijajaki guna memperluas jaringan wisata.

Baca Juga :  UHO - Dispar Sultra Susun Konsep Wisata Bahari Tematik Berbasis Riset & Konservasi

Pendekatan pentahelix tetap dijalankan. Dispar aktif berdiskusi dengan pelaku usaha seperti ASTINDO, akademisi, komunitas seni, hingga Kadin dalam pengembangan wisata dan penjajakan rute internasional.

Ridwan memastikan koordinasi lintas daerah dilakukan untuk menyambut Sail Indonesia Agustus 2026 di sejumlah wilayah, termasuk Wakatobi. Agenda itu akan diintegrasikan dengan festival budaya dan penguatan desa wisata.

“Yang kami bangun adalah fondasi. Hasilnya bertahap, tetapi arahnya jelas: pariwisata Sultra harus berdampak nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya. Rls

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x