LAJUR.CO, KENDARI – Sebanyak 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari resmi menerima Satya Lencana Karya Satya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 124/TK/Tahun 2025 tanggal 1 Desember 2025.
Penghargaan diberikan kepada pegawai yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Penganugerahan satya lencana menjadi bagian dari rangkaian Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Pelataran Gedung Kuliah Terpadu IAIN Kendari, Sabtu (3/1/2026).
Dari total penerima, sebanyak empat ASN memperoleh Satya Lencana Karya Satya untuk masa pengabdian 30 tahun, 17 ASN untuk masa pengabdian 20 tahun, dan delapan ASN untuk masa pengabdian 10 tahun.

Satya Lencana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang berkesinambungan para ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Penganugerahan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.
Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama tahun ini secara khusus mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema secara spesifik menyerukan pesan kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan yang membangun sinergi produktif, di mana perbedaan identitas dan latar belakang dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa.
Ia menambahkan, delapan puluh tahun perjalanan Kementerian Agama menegaskan peran strategis lembaga ini sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan, sekaligus penggerak peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat, serta transformasi layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Menteri Agama mendorong seluruh ASN untuk terus bertransformasi menjadi pribadi yang adaptif, responsif, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya. Rls
Laporan: Ika Astuti




