BERITA TERKININASIONAL

Gaduh Larangan Tumbler Masuk Restoran, Pakar Mikrobiologi Soroti Risiko Kontaminasi

×

Gaduh Larangan Tumbler Masuk Restoran, Pakar Mikrobiologi Soroti Risiko Kontaminasi

Sebarkan artikel ini
Gaduh Larangan Tumbler
Foto : Ist

LAJUR.CO, KENDARI – Larangan membawa tumbler pribadi ke restoran belakangan memicu perdebatan di media sosial. Imbasnya, pro-kontra di tengah masyarakat tak bisa dihindarkan.

Guru Besar Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof dr Amin Soebandrio, PhD, SpMK menilai isu tumbler sebenarnya tidak sesederhana boleh atau tidak boleh.

Menurutnya, persoalan utama terletak pada aspek higiene yang kerap luput dari perhatian konsumen. Pihak restoran juga tidak dapat memeriksa kebersihan, meminta pelanggan untuk membersihkan, atau melarang pelanggan meletakkan di atas meja tumbler yang dibawa sendiri.

Baca Juga :  IAIN Kendari Pastikan Renstra 2025–2029 Selaras Total dengan Asta Cita dan Asta Protas Kemenag

Tumbler yang dibawa dari rumah belum tentu dalam kondisi bersih sesuai standar sanitasi makanan dan minuman yang sudah ditetapkan oleh restoran.

“Tumbler yang tercemar oleh tanah, air kotor, tangan dan sebagainya, bisa saja menjadi sumber penularan mikroba, terutama bagi yang menjamahnya,” kata Prof Amin saat dihubungi detikcom, Rabu (7/1/2026).

“Tangan yang tercemar kemudian dipergunakan untuk menjamah makanan atau minuman yang dikonsumsi, dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama jika kondisi mendukung (jumlah dan jenis cemaran, daya tahan manusia),” sambungnya.

Baca Juga :  Jangan Abaikan Kesemutan Berulang, Bisa Jadi Gejala Kena Stroke

Menurut Prof Amin, mikroba yang dikhawatirkan menjadi cemaran adalah mikrooba enterik, yakni penyebab gangguan atau infeksi saluran pencernaan.

Risiko Mencoreng Nama Baik Restoran

Menurut Prof Amin, gangguan kesehatan yang dialami pelanggan akibat cemaran tersebut bisa berisiko mencoreng nama baik restoran. Karena mereka tidak dapat memastikan jenis dan kualitas minuman yang dibawa pelanggan.

Baca Juga :  Dompet Aman di Tengah Inflasi, GenBI IAIN Kendari Edukasi Warga Ranomeeto Mandiri Cabai & Sayur

“Jika selama atau sesudah berada di restoran pelanggan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi minuman yang dibawa sendiri, pihak restoran tetap akan diduga sebagai penyebab permasalahan tersebut,” katanya.

Terkait risiko cemaran, Prof Amin mengatakan pihak restoran harus memastikan bahwa pelanggan tidak mengalami gangguan kesehatan pada saat dan sesudah mengkonsumsi produk mereka.

Untuk itu restoran harus memastikan semua produk dan fasilitas di restoran harus aman dan nyaman untuk dikonsumsi. Adm

Sumber : Detik.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x