BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Harga Produk Plastik di Kendari Melonjak, Pedagang Keluhkan Stok Menipis & Pembeli Berkurang

×

Harga Produk Plastik di Kendari Melonjak, Pedagang Keluhkan Stok Menipis & Pembeli Berkurang

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kenaikan harga produk plastik kini tidak hanya terjadi secara nasional, tetapi juga mulai dirasakan para pelaku usaha di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Dalam sepekan terakhir, lonjakan harga disebut cukup signifikan dan berdampak langsung pada aktivitas jual beli.

Salah satu toko perlengkapan plastik di Kendari mengungkapkan, hampir seluruh jenis barang mengalami kenaikan harga. Mulai dari kantong plastik, wadah makanan, tutup gelas minuman, hingga kantong sampah, semuanya mengalami penyesuaian harga yang cukup tinggi.

Karyawan toko, Hasna, mengatakan kenaikan tersebut mulai terjadi sekitar satu minggu lalu. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebabnya, namun mendengar informasi bahwa faktor global menjadi salah satu pemicu.

Baca Juga :  Unik, Bukber Warga Bonggoeya Kendari Digelar di Jalan Sepanjang 150 Meter

“Memang sudah naik sejak minggu lalu. Katanya karena situasi perang, tapi kami juga tidak tahu pasti. Yang jelas harga dari distributor sudah naik,” ujar Hasna, Sabtu (4/4/2026).

Adapun rincian kenaikan harga cukup bervariasi. Kantong plastik ukuran kecil yang sebelumnya dijual sekitar Rp9 ribu, kini mencapai Rp14 ribu per pak. Tutup minuman yang semula Rp10 ribu naik menjadi Rp14 ribu.

Sementara itu, wadah makanan berbahan styrofoam mengalami kenaikan dari Rp33 ribu menjadi Rp36 ribu. Kenaikan lebih tinggi terjadi pada wadah berbahan mika, yang melonjak dari Rp27 ribu menjadi Rp34 ribu per pak.

Baca Juga :  Ramadan Tiba! Pedagang di Kendari Panen Orderan Anyaman Lapa-Lapa dan Ketupat

Tak hanya harga yang meningkat, ketersediaan barang juga mulai menjadi persoalan. Beberapa produk bahkan dilaporkan kosong, terutama styrofoam yang saat ini sulit ditemukan di pasaran.

“Banyak barang kosong, seperti styrofoam sudah habis semua,” kata Hasna.

Kondisi ini berdampak langsung pada jumlah pembeli. Menurut Hasna, banyak pelanggan yang terkejut dengan harga baru, bahkan sebagian memilih menghentikan sementara usaha mereka karena biaya operasional meningkat.

“Pembeli banyak yang kaget, ada juga yang berhenti dulu jualan karena harga terlalu mahal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harga Telur di Kendari Naik Seribu Rupiah per Minggu, Stok Didatangkan dari Sidrap

Ia menambahkan, kenaikan harga kali ini merupakan yang paling tinggi sejak toko tersebut beroperasi pada 2017. Bahkan, ada kemungkinan harga akan kembali meningkat dalam waktu dekat.

“Selama ini belum pernah setinggi ini. Katanya masih bisa naik lagi ke depannya,” tutupnya.

Lonjakan harga plastik di Kendari menjadi sinyal tekanan bagi pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada kemasan plastik dalam operasional sehari-hari. Selain mengurangi daya beli, kenaikan harga berpotensi menghambat aktivitas perdagangan di tingkat lokal.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x