LAJUR.CO, KENDARI — Upaya penerapan konsep Sekolah Adiwiyata di Kota Kendari dinilai telah sejalan dengan kebijakan penghematan energi yang dicanangkan pemerintah pusat. Program berbasis lingkungan tersebut bahkan sudah dijalankan jauh sebelum terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 tentang gerakan efisiensi energi di sektor pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kendari, Saemina, menyebut sebagian besar satuan pendidikan di wilayah ibu kota Sultra itu telah lama mengadopsi prinsip ramah lingkungan melalui program Adiwiyata. Menurutnya, kebiasaan hemat energi sudah menjadi bagian dari aktivitas harian di sekolah.
“Sejak dulu, efisiensi energi sebenarnya sudah diterapkan. Hampir semua sekolah di Kendari telah menjalankan konsep Adiwiyata,” ujar Saemina, Selasa (7/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, berbagai langkah sederhana diterapkan secara konsisten. Di antaranya seperti mematikan lampu di ruang kosong, menghemat penggunaan air, serta mengoperasikan pompa air secara terjadwal dan sesuai kebutuhan.
Selain itu, pemanfaatan perangkat elektronik juga dilakukan secara bijak. Komputer, misalnya, hanya digunakan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, sehingga konsumsi listrik tetap terkendali.
“Dalam satu hari, penggunaan mesin pompa air cukup dioperasikan sekali. Begitu juga dengan listrik dan air, dipakai seperlunya dan dimatikan saat tidak digunakan,” jelasnya.
Kebijakan penghematan energi di lingkungan pendidikan kini semakin diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026. Regulasi tersebut mendorong pemerintah daerah dan sekolah untuk mengoptimalkan pemakaian energi secara efisien dan berkelanjutan.
Dalam aturan itu, satuan pendidikan diimbau membiasakan perilaku hemat listrik dan air, menggunakan transportasi ramah lingkungan, serta memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami di ruang kelas.
Tak hanya itu, sekolah diminta memastikan tidak ada kebocoran pada instalasi air serta aktif memberikan edukasi terkait konservasi sumber daya kepada seluruh warga sekolah.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung target pengurangan konsumsi energi secara nasional.
Laporan: Ika Astuti





