LAJUR.CO, KENDARI – Peserta Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 di IAIN Kendari dilarang membawa telepon genggam (HP), smartwatch, dan perangkat elektronik lainnya ke dalam ruang ujian.
Larangan tersebut menjadi salah satu ketentuan yang wajib dipatuhi calon mahasiswa baru yang akan mengikuti ujian SSE UM-PTKIN 2026 di IAIN Kendari yang akan berlangsung 8 hingga 11 Juni 2026.
Panitia mengimbau seluruh peserta untuk memahami aturan pelaksanaan ujian sebelum hari pelaksanaan. Selain mematuhi ketentuan yang berlaku, peserta juga diminta menyiapkan sejumlah perlengkapan wajib, seperti kartu peserta ujian, kartu identitas diri berupa KTP, KIA atau kartu pelajar, serta pensil.
Peserta diminta memperhatikan jadwal yang tercantum pada kartu ujian, termasuk hari, tanggal, dan sesi pelaksanaan. Mereka diwajibkan hadir paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai serta mengenakan pakaian yang rapi dan sopan.
Aturan pelaksanaan ujian, panitia melarang peserta membawa alat komunikasi seperti telepon genggam, smartwatch dan perangkat sejenis, jam tangan, kamera atau alat perekam, kalkulator, buku catatan, maupun perangkat elektronik lain yang tidak berkaitan dengan ujian.
Apabila mengalami kendala selama ujian berlangsung, peserta diminta segera melapor kepada penanggung jawab ruang atau petugas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang bertugas.
Usai mengerjakan ujian, peserta diingatkan untuk memastikan telah keluar (logout) dari aplikasi ujian sebelum meninggalkan ruangan. Mereka juga diminta keluar secara tertib dan tetap menjaga ketenangan selama berada di lingkungan kampus.
Panitia berharap seluruh peserta dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di IAIN Kendari berjalan lancar, aman, dan tertib.
Laporan: Ika Astuti




