
SULTRABERITA.ID, KENDARI – Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mendadak berkicau di lini twitter. Dalam akunnya, Laode menyorot bantuan logistik Covid-19 Pemprov Sultra yang memajang foto besar Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.
Menurut Laode, label foto Ali Mazi yang terpampang dalam ukuran besar pada bungkusan paket bantuan logistik pemerintah untuk masyarakat terdampak Covid-19 kurang elok.
BACA JUGA :
- Sarung Tenun Muna dan Senja Para Penenun
- Tiga Tahun QRIS Hadir di Sultra, Kini Penggunanya Tembus 350 Ribu
- Tukar Tambah Mobil Bekas Brand Toyota di Sulawesi Melonjak Signifikan, Ini Varian Mobil Paling Laris!
- Harga Emas Ngamuk, Melejit 7% Dalam Sepekan
- Gubernur ASR Ikut Icip-Icip Jajanan di Tenan Kuliner Sultra Maimo 2026
Apalagi bantuan pemerintah untuk masyarakat tidak mampu, ujar Laode disinyalir bukan bersumber dari dana pribadi Gubernur Sultra, Ali Mazi.
“Itu bantuan pemerintah pakai uang rakyat, tidak pakai uang pribadi. Kalau pakai uang pribadi pun,lebih mulia kalau tidak pakai photo,” cuit Laode yang di-posting di akun Twitter pribadinya pada Selasa 5 Mei 2020.
Eks Wakil Ketua KPK itu turut menyentil besaran biaya yang dirogoh politisi NasDem itu sekedar memberi branding foto pribadi dirinya dalam paket bantuan sembako tersebut.
“Kira-kira berapa ongkos cetak photo disetiap kantong itu?
Diakhir twitnya @Laode M Syarif, menulis pesan mendalam bagi orang nomor satu di Sultra di tengah wabah Corona yang melanda Sultra.
“Kalau pakai uang pribadi pun, lebih mulia kalau tidak pakai photo. Tangan kanan memberi- tangan kiri tidak mengetahui,” kicau Laode.
Ditanya terkait gaduh penyaluran paket bantuan sembako pemerintah provinsi Sultra berlogo foto Ali Mazi yang disorot oleh mantan ketua KPK, Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Syaifullah tidak memberi sahutan. Adm



