LAJUR.CO, KENDARI – Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menguncurkan beasiswa kepada 50 mahasiswa asal Bumi Anoa untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi luar negeri. Negara tujuan beasiswa tersebut antara lain Jepang, Inggris, dan Australia.
Program beasiswa kuliah luar negeri merupakan bagian dari Beasiswa Sultra Cerdas yang diluncurkan pada masa kepemimpinan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Sultra agar mampu bersaing di tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Andi Sumangerukka saat menghadiri acara Inaugurasi GP Pemuda Ansor di Kendari, pekan lalu.

“Ada 10 orang yang dikirim ke Jepang, 10 orang ke Inggris, dan 10 orang ke Australia. Sisanya saya lupa,” ujar gubernur dengan akronim ASR.
Ia menegaskan, peluang beasiswa ke luar negeri masih terbuka lebar. Kesempatan itu tidak hanya menyasar pelajar umum, tetapi juga diperuntukkan kader organisasi kemasyarakatan yang memiliki potensi dan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan langkah fundamental dalam mendorong kemajuan Sultra di masa depan. Oleh karena itu, Pemprov Sultra di bawah kepemimpinan duet Andi Sumangerukka – Ir Hugua terus memperluas akses pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, melalui skema beasiswa yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk keseriusan, Andi Sumangerukka diketahui ikut menghibahkan dana pribadi termasuk dana yang dialokasikan menunjang kinerja pejabat kepala daerah untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak Sultra. Seluruhnya dialihkan untuk program beasiswa.
Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Sultra yang menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas utama, guna mencetak generasi unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.
Program beasiswa luar negeri diharapkan mampu melahirkan lulusan berkualitas yang kelak kembali dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Sultra. Adm




