BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Bukber Bareng Media di Kendari, PT Vale Paparkan Progres Proyek IGP Pomalaa

×

Bukber Bareng Media di Kendari, PT Vale Paparkan Progres Proyek IGP Pomalaa

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Puluhan pewarta dari berbagai platform media di Kota Kendari menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar PT Vale Indonesia, Minggu (1/3/2026). Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tahunan tersebut dimanfaatkan perusahaan untuk memaparkan kembali perkembangan terbaru Proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa.

Momentum buka puasa bersama sekaligus memperkuat hubungan perusahaan dengan media lokal serta membangun sinergi dalam meningkatkan transparansi informasi di Sultra.

Acara dihadiri jajaran manajemen PT Vale Indonesia, antara lain Head of Corporate Communication Vanda Kusumaningrum, Senior Development Community Adam Chalid, Senior Communication Suwarny Dammar, serta Staf Communication IGP Kolaka Mirwanto Muda.

Saat sesi pemaparan, Vanda menjelaskan progres pembangunan di Pomalaa kini menunjukkan perkembangan signifikan. Baik dari sisi pembangunan kawasan maupun aktivitas produksi nikel. Ia mengatakan, sejak awal pembangunan hingga saat ini, proyek terus berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Baca Juga :  Waspada Penipuan! Banyak Oknum Catut Nama BEI Sultra di Media Sosial

Selain pembangunan fisik, Vanda menerangkan bagaimana PT Vale aktif memberi dampak ekonomi positif, termasuk melalui program pemberdayaan tenaga kerja lokal. Pada akhir Februari lalu, PT Vale turut berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka merevitalisasi Pasar Mekongga sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, menandai sinergi perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat setempat.

“Kemarin itu pas HUT Kolaka kita juga turut merayakan bersama pemerintah. Ada revitalisasi pasar peletakkan batu pertama untuk pasar Kolaka. Tahun 2023 kita sudah mulai pembangunan dan sekarang ini telah aktif,” ujar Vanda.

Baca Juga :  Ramadan Tiba! Pedagang di Kendari Panen Orderan Anyaman Lapa-Lapa dan Ketupat

Menguatkan paparan perkembangan proyek, PT Vale mencatat penjualan perdana bijih nikel dari IGP Pomalaa, menandai fase penting tahap operasional. Pada bulan Maret 2026, perusahaan bahkan menargetkan produksi limonite mencapai 300 ribu ton per bulan. Produksi signifikan tersebut makin menguatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok nikel global.

Sesi pemaparan berikutnya, Suwarny Dammar menjelaskan komitmen PT Vale terhadap aspek keberlanjutan lingkungan. Ia menyebut perusahaan telah meresmikan fasilitas nursery produksi bibit tanaman yang mampu menghasilkan satu juta bibit per tahun. Fasilitas itu merupakan bagian dari program konservasi yang mengadopsi tata kelola Nursery Sorowako yang telah lebih dulu berjalan.

“Di nursery Pomalaa, PT Vale sangat terbuka bagi pihak yang ingin belajar bersama. Konsepnya akan sama dengan nursery yang dibangun PT Vale di Sorowako. Teman-teman juga nanti akan kita ajak bagaimana PT Vale melakukan treatment limpasan air tambang sehingga tidak ganggu lingkungan,” terang Suwarny.

Baca Juga :  MBG Buat Lansia & Disabilitas Segera Meluncur, Skema Dimatangkan

Sesi tanya jawab dengan jurnalis menjadi momen penting untuk membahas keterbukaan informasi perusahaan, khususnya terkait isu lingkungan yang kerap menjadi sorotan publik.

Vanda menegaskan jika keterbukaan informasi merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan. Jawaban terhadap pertanyaan kritis media dipublikasikan secara terbuka melalui website resmi PT Vale. Penjelasan tersebut pun dapat diakses oleh media maupun masyarakat luas sehingga meminimalisir risiko hoaks atau misinformasi. Adv

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x