LAJUR.CO, KENDARI — Sejumlah guru SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Tenggara (Sultra) memanfaatkan momen pertemuan dengan Gubernur Andi Sumangerukka untuk menyampaikan langsung keluhan mereka. Para tenaga pendidik itu mengadukan persoalan gaji yang belum cair hingga dugaan pemotongan pajak penghasilan (PPH) yang mencapai sekitar 16 persen.
Curahan hati para guru itu disampaikan saat acara penyerahan gaji ke-13, Tunjangan Hari Raya (THR), dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) oleh Pemerintah Provinsi Sultra di Aula Bahteramas Kantor Gubernur, Rabu (11/3/2026).
Di hadapan gubernur, beberapa perwakilan guru didapuk tampil sepanggung dengan Gubernur Sultra menyuarakan unek-unek soal potongan pajak yang dinilai cukup besar dari gaji yang mereka terima.

Selain itu, ada pula laporan mengenai guru yang belum menerima TPG dan gaji ke-13 sejak 2025. Berdasarkan data sementara, sekitar 108 guru dikatakan belum mendapatkan hak mereka.
Menanggapi laporan tersebut, Andi Sumangerukka memastikan mandeknya pembayaran gaji guru menjadi atensi khusus. Ia berjanji Pemprov Sultra melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra segera menelusuri aduan itu.
“Ada laporan dari guru-guru itu belum terima, ada 108 orang. Hari ini kita cairkan. Ada juga yang terkait tahun 2023 dan 2024, kenapa tunjangannya belum diterima akan kita telusuri,” kata ASR.
ASR menegaskan, persoalan gaji atau tunjangan yang belum dibayarkan pada masa pemerintahannya akan segera diselesaikan. Khusus keterlambatan penerimaan hak yang dialami 108 guru sejak 2025, ia memastikan akan dituntaskan tahun ini.
Sementara itu, untuk tunggakan yang terjadi sebelum masa jabatannya, Pemprov Sultra akan melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Untuk potongan, kenapa ada pemotongan itu hari ini akan saya cek,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemprov Sultra juga mencairkan gaji ke-13, THR, dan TPG bagi sekitar 8.000 guru ASN dan PPPK tingkat SMA, SMK, dan SLB se- Sultra.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra dan disaksikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, serta ribuan tenaga pengajar.
Adapun total anggaran yang digelontorkan Pemprov Sultra untuk pembayaran hak para guru tersebut mencapai sekitar Rp63 miliar.
“Hari ini kita lakukan penyerahan TPG dan gaji 13 bagi guru dan PPPK sekitar 8.000 guru, kurang lebih Rp63 miliar. Hari ini diserahkan semua secara serentak,” ujar ASR.
Selain menyerahkan hak para guru, gubernur memberikan bantuan seragam sekolah kepada perwakilan pelajar. Ia berharap pencairan tunjangan tersebut dapat membantu para guru memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri sekaligus meningkatkan semangat dalam menjalankan profesi sebagai tenaga pendidik. Adm





