LAJUR.CO, KENDARI – Dua atraksi budaya unggulan Sulawesi Tenggara (Sultra), Festival Wowine dan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi Wave), kembali masuk dalam Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Festival Wowine kembali terpilih sebagai event nasional setelah sebelumnya masuk KEN pada 2025. Festival ini mengangkat potret kehidupan perempuan maritim Wakatobi yang tangguh dan sarat nilai kearifan lokal.
Dalam festival Wowine, perempuan pesisir ditampilkan sebagai pelaut, petani, sekaligus penjaga tradisi dan ekosistem laut yang diwariskan secara turun-temurun.

Tradisi wowine yang hidup di tengah masyarakat pesisir Wakatobi menjadi inspirasi utama lahirnya festival tersebut. Nilai-nilai solidaritas sosial, budaya, serta pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan dikemas dalam sebuah perhelatan budaya yang menarik minat masyarakat lokal hingga wisatawan dari luar daerah.
Sementara itu, Wakatobi Wave kembali mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu event budaya terbaik di Indonesia. Event ini merupakan puncak rangkaian festival budaya di gugusan Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko, yang menampilkan kekayaan seni, budaya, kuliner, karnaval, serta pertunjukan musik tradisional khas
daerah dengan julukan Caribbean Van Celebes.
Wakatobi Wave dikenal konsisten lolos kurasi KEN dan menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan. Sejak pertama kali masuk kalender event nasional tahun 2018, festival ini terus menjadi magnet wisatawan nusantara maupun mancanegara yang ingin menikmati pesona budaya dan bahari di Wakatobi.
Biasanya, Festival Wowine digelar pada bulan Agustus, sedangkan Wakatobi Wave berlangsung pada bulan Oktober.
Masuknya dua atraksi budaya ini dalam Kalender KEN 2026 semakin menegaskan posisi Sultra sebagai salah satu daerah dengan kekayaan budaya dan pariwisata unggulan di tingkat nasional. Red



