BERITA TERKINIHEADLINE

Dua Mahasiswa Geologi UHO Hilang Saat Kuliah Lapangan di Hutan Konawe

×

Dua Mahasiswa Geologi UHO Hilang Saat Kuliah Lapangan di Hutan Konawe

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Dua mahasiswa Fakultas Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dilaporkan hilang saat mengikuti kegiatan kuliah lapangan di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Hingga Selasa (27/1/2026), Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap keduanya.

Informasi awal terkiat hilangnya dua mahasiswa diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 00.20 Wita. Laporan tersebut disampaikan oleh Amritzal Nur, dosen pembimbing kegiatan. Ia menyebut jika dua mahasiwanya tersesat dan hilang di tengah hutan.

Baca Juga :  Sultra Sumbang Lahan Mangrove Terbesar di Sulawesi, Capai 65.141 Hektare

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 00.35 Wita. Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 02.30 Wita.

Karena keterbatasan jarak pandang dan faktor keselamatan, operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 03.23 Wita dan dilanjutkan kembali, Rabu (28/1/2026) pagi hari pukul 07.00 Wita.

Pada pukul 07.00 Wita, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan membagi area penyisiran menjadi tiga sektor. Tim pertama menyisir area seluas 2,5 kilometer persegi ke arah utara dari LKP, tim kedua menyisir ke arah timur dengan luasan yang sama, sementara tim ketiga bergerak ke arah tenggara.

Baca Juga :  Empat Jurnalis Kendari Terpilih Ikuti Media Training Investigasi PT Vale-Tempo Insttitute di Bali

Kepola KPP Kendari Amiruddin menjelaskan, korban yang dinyatakan masing-masing bernama Taufik (22) dan Dimas (22). Keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Geologi UHO yang tengah mengikuti kegiatan kuliah lapangan.

“Berdasarkan kronologis, kegiatan kuliah lapangan dilaksanakan pada Selasa (27/1) pukul 07.00 Wita dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari dua orang,” ujar Amiruddin.

Baca Juga :  Bank Sultra Kini Punya ANOALink Mirip BRILink, Bisa Jangkau Nasabah Hingga Pelosok

Sebelum tersesat, pada pukul 10.00 Wita kedua korban masih sempat bertemu dengan rekan lainnya. Namun, pada pukul 12.00 Wita, komunikasi terakhir dilakukan dan setelah itu keduanya tidak dapat dihubungi serta tidak kembali ke titik kumpul yang telah disepakati.

Tim memutuskan menyampaikan informasi ke tim SAR karena hasil penyisiran dilakukan mahasiswa untuk mencari keberadaan korban nihil.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih terus melakukan penelusuran di sekitar kawasan hutan Desa Sambasule. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x