LAJUR.CO, KENDARI – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap inflasi terus dilakukan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat IAIN Kendari lewat kegiatan Berdaya Sadar Inflasi (BERDASI) di BTN Maleo 2, Ranomeeto, Minggu (12/4/2026).
Melalui program ini, masyarakat diajak lebih bijak dalam pola konsumsi sekaligus memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan dapur seperti bawang dan cabai.
Kegiatan BERDASI sendiri merupakan bentuk kontribusi nyata GenBI sebagai mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia dalam mendukung upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan agar mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat.
Ketua Serikat GenBI IAIN Kendari, Rizky Afrilia, mengatakan, kegiatan BERDASI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait inflasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga.
“Dampak yang ingin kami berikan ke masyarakat, agar mereka tahu bahwa bawang dan cabai bisa ditanam sendiri di pekarangan rumah, sehingga bisa membantu menghemat pengeluaran sehari-hari,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, GenBI melakukan berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan lahan seperti pembersihan area, pembuatan bedengan, hingga penggemburan tanah.
Selain itu, dilakukan pula pencampuran pupuk, penanaman bawang merah, penyulaman tanaman cabai, serta penyiraman secara bersama-sama.
Rizky mengatakan, pemanfaatan lahan di pekarangan juga dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran sehari-hari.
“Bawang dan cabai merupakan komoditas yang sering memicu inflasi, sehingga dengan menanam sendiri, masyarakat bisa lebih mandiri dan tidak terlalu terdampak fluktuasi harga,” ucapnya.
Ke depan, GenBI Komisariat IAIN Kendari berkomitmen menjadikan BERDASI sebagai program rutin dalam upaya edukasi ekonomi sekaligus pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut dan menjadi program rutin GenBI Komisariat IAIN Kendari,” ungkapnya.
Laporan : Ika Astuti




