BERITA TERKINIHEADLINE

Gubernur ASR Kode “Kocok” Jabatan OPD Awal 2026: Tak Ada Titip-titipan!

×

Gubernur ASR Kode “Kocok” Jabatan OPD Awal 2026: Tak Ada Titip-titipan!

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) memberi sinyal akan melakukan perombakan kabinet di lingkungan birokrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Kode reshuffle tersebut disampaikan ASR di sela diskusi akhir tahun bersama puluhan jurnalis dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, Rabu (31/12/2025).

Meski belum menyebutkan tanggal pasti pelantikan pejabat baru, ASR memastikan perombakan jabatan akan dilakukan pada awal tahun 2026. Prosesnya akan berlangsung tidak lama setelah pengumuman hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dirilis.

Mantan Kabinda Sultra itu menegaskan tidak ada praktik titip-menitip jabatan dalam kebijakan perombakan kepala OPD Pemprov Sultra yang bakal ia teken. Seluruh penempatan pejabat akan dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi.

“Orang berprestasi akan ditempatkan sesuai dengan kompetensinya. Tidak ada lagi titip-titipan dalam sistem meritokrasi,” tegas ASR saat diskusi akhir tahun bersama jurnalis.

Baca Juga :  Tak Akan Ada Izin Bagi Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog perdana antara Gubernur Sultra dan puluhan jurnalis sejak ia menjabat. Dalam kesempatan itu, ASR memaparkan capaian kinerja selama sekitar 10 bulan memimpin Bumi Anoa. Diskusi berlangsung terbuka dan interaktif.

ASR mengungkapkan alasan mengapa pertemuan dengan media baru dapat dilaksanakan menjelang akhir tahun, bukan sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Ir Hugua yang dilantik pada Februari 2025 lalu. Sebagai kepala daerah yang baru memegang roda pemerintahan, ia merasa belum memiliki cukup bahan untuk disampaikan ke publik, terutama terkait capaian pembangunan.

“Saya mau cerita apa? Saya ini barang baru, produk lama,” seloroh ASR di hadapan para jurnalis.

Dalam forum tersebut, Gubernur ASR menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan secara terbuka, jujur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Saya memang produk baru sebagai Gubernur, tetapi saya orang lama. Sebelum menjabat Gubernur, saya pernah menjadi Danrem dan Kabinda. Rekan-rekan jurnalis sudah lama mengenal saya. Dan saya datang ke Sultra untuk mengabdi,” tegasnya.

Baca Juga :  Komunitas Creative Maker di Kendari Makin Berkembang Bersama Crafter Sultra

Secara terbuka, ASR menyampaikan dana operasional Gubernur telah dihibahkan sepenuhnya untuk program beasiswa. Pada tahun 2025, beasiswa yang disalurkan mencapai Rp4 miliar dan ditargetkan meningkat hingga Rp10 miliar pada tahun 2026.

Di sektor infrastruktur, ASR memaparkan bahwa selama 10 bulan masa pemerintahan ASR–Hugua, perbaikan jalan provinsi telah mencapai total 36 kilometer yang mencakup peningkatan, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan strategis antarwilayah. Ia menambahkan, pada tahun mendatang Pemprov Sultra menargetkan minimal 40 kilometer perbaikan jalan provinsi.

Selain infrastruktur jalan, Pemprov Sultra juga mencatat capaian signifikan pada sektor irigasi dan sumber daya air. Seluruh paket pekerjaan irigasi tahun 2025 mencapai progres fisik 100 persen, meliputi rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan talud pengaman pantai, serta normalisasi sungai di berbagai kabupaten dan kota.

Baca Juga :  Libur Asyik, Transaksi Tetap Lancar: Ini Kanal & Promo Spesial CIMB Niaga Selama Libur Natal dan Tahun Baru!

Sepanjang tahun 2025, Pemprov Sultra berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional atas kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah. Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, keterbukaan informasi publik, pengembangan literasi, pengelolaan BUMD, serta dukungan terhadap gerakan zakat nasional.

Menutup pertemuan, ASR menegaskan seluruh kebijakan dan langkah yang diambil berlandaskan pada nilai integritas dan kemanfaatan bagi masyarakat.

“Saya hanya memegang dua prinsip dalam memimpin, yaitu kebenaran dan kebaikan,” pungkasnya.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga diwarnai berbagai pertanyaan kritis dari jurnalis terkait isu-isu aktual daerah, yang dijawab secara terbuka oleh Gubernur dan kepala OPD terkait sebagai wujud komitmen transparansi Pemprov Sultra. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x