Laba Melesat, Dividen Bank Sultra Naik Jadi 75 Persen di 2026
LAJUR.CO, KENDARI — Bank Sultra meningkatkan rasio pembagian dividen menjadi 75 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai respons atas kinerja keuangan yang dinilai solid sepanjang tahun.
Dengan laba bersih mencapai Rp419,6 miliar, peningkatan rasio dividen dari sebelumnya 70 persen ini membuat kontribusi ke kas daerah pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi di Sulawesi Tenggara semakin besar.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, selaku pemegang saham pengendali, mengapresiasi keputusan tersebut. Ia menilai peningkatan dividen menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Peningkatan dividen menjadi 75 persen ini adalah bukti bahwa Bank Sultra bekerja untuk rakyat. Setiap laba yang dihasilkan dikembalikan ke daerah untuk membiayai program prioritas,” ujar Andi.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan rasio dividen 75 persen, kami berharap dapat memperkuat struktur APBD di masing-masing daerah,” katanya.
Menurut Andri, capaian tersebut didukung oleh sejumlah indikator kinerja, di antaranya efisiensi operasional dengan penurunan beban sebesar 3,54 persen, rasio kredit bermasalah (NPL) yang terjaga di level 0,89 persen, serta pertumbuhan kredit produktif khususnya di sektor UMKM dan investasi.
Selain itu, Bank Sultra juga tetap menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di wilayah Sulawesi Tenggara.
Manajemen berharap kombinasi antara pembagian dividen yang tinggi dan program CSR dapat memperkuat peran perusahaan dalam mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan. Rls





