BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Masuk Lebaran Inflasi Sultra Februari 2026 Meroket 5,41 Persen, Harga Listrik & Pangan Membengkak

×

Masuk Lebaran Inflasi Sultra Februari 2026 Meroket 5,41 Persen, Harga Listrik & Pangan Membengkak

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Angka inflasi tahunan atau year on year (yoy) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali meroket pada Februari 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Sultra mencapai 5,41 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,09.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, saat rilis inflasi bulanan di Kantor BPS Sultra, Senin (2/3/2026).

Secara wilayah, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Kolaka sebesar 7,77 persen dengan IHK 113,83. Sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Konawe sebesar 3,57 persen dengan IHK 109,89.

Selain inflasi tahunan, secara month to month (mtm) Sultra mengalami inflasi 0,65 persen. Adapun inflasi year to date (ytd) mencapai 1,35 persen.

Baca Juga :  ASR Pimpin Kurvei Bersih-bersih Kawasan Eks MTQ Kendari, Libatkan ASN hingga Pelajar

Lonjakan inflasi yoy dipicu kenaikan sejumlah kelompok pengeluaran. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mencatat kenaikan tertinggi hingga 21,68 persen. Disusul perawatan pribadi dan jasa lainnya 13,68 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,99 persen.

Kelompok lain yang turut menyumbang inflasi yakni pendidikan 4,34 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,96 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,53 persen, transportasi 1,25 persen, serta kesehatan 0,46 persen.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran mengalami deflasi yoy. Di antaranya pakaian dan alas kaki 0,21 persen, perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,26 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,31 persen.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Dorong Penerbangan Sriwijaya Air Berkelanjutan, Pejabat Keluar Kota Wajib Lewat Sugimanuru

Jika dibandingkan Januari 2026, inflasi Sultra menunjukkan tren kenaikan. Pada Januari, inflasi yoy tercatat 5,10 persen dengan IHK 110,37. Saat itu, Sultra bahkan menjadi provinsi dengan inflasi tertinggi kedua secara nasional, tepat di bawah Aceh Aceh.

Secara nasional, inflasi Indonesia pada Januari 2026 berada di angka 3,55 persen yoy. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir.

Inflasi Sultra pada Januari juga tercatat sebagai yang tertinggi di seluruh wilayah Sulawesi. Sebagai perbandingan, inflasi terendah di kawasan tersebut terjadi di Sulawesi Utara yang hanya mencapai 1,04 persen.

Baca Juga :  Breaking: IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas & Emiten Prajogo Longsor

Saat rilis Januari lalu, Pelaksana Tugas Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan, mengungkap sejumlah faktor utama pendorong inflasi. Kenaikan harga listrik, emas, beras, ikan-ikanan, hingga biaya perguruan tinggi menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan.

Menurutnya, tingginya inflasi juga dipengaruhi efek low base effect. Pada Januari 2025, pemerintah masih menerapkan diskon tarif listrik hingga 50 persen, sehingga angka inflasi saat itu relatif rendah.

Dengan tren kenaikan pada Februari yang bertepatan dengan masuknya Ramadan, tekanan harga di Sultra berpotensi tetap tinggi, terutama pada kelompok pangan dan kebutuhan rumah tangga. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x