LAJUR.CO, KENDARI – Nasib apes menimpa seorang warga Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari saat memancing ikan di perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari, Minggu (11/1/2026). Longboat yang ditumpangi tetiba diterjang hujan badai.
Kapal seketika oleng dan tenggelam. Satu dari tiga orang pemancing dilaporkan hilang saat insiden tersebut.
Data Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kendari merinci, dua orang pemancing, masing-masing Rizalman (45) dan Herdin (43), warga Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, berhasil menyelamatkan diri. Mereka berenang dan naik ke bagang terdekat.

Sementara satu orang lainnya bernama Ridwan Sukri alias Jurit (60), warga Jalan Bunga Kolosua, Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari, dilaporkan hilang di laut.
Kepala KKP Kendari Amiruddin mengatakan, tiga orang pemancing tersebut sebelumnya pergi menggunakan longboat menuju perairan Tanjung Gomo.
Namun, sekitar pukul 20.00 Wita, cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi menghantam longboat yang mereka gunakan hingga terbalik dan tenggelam.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kejadian tersebut dan langsung menyisir perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari.
Upaya pencarian tim SAR membuahkan hasil. Senin (12/1/2026), @ekitar pukul 09.33 Wita, korban Ridwan Sukri berhasil ditemukan.
Korban mengatakannya, dirinya diselamatkan kapal KMN Saldi Jaya 05. Korban pertama kali terlihat sekitar pukul 03.00 Wita di perairan Labuan Beropa, sekitar 2,46 nautical mile dari last known position (LKP).
Dalam kondisi lemas dan berpegangan pada longboat miliknya yang terbalik, pertolongan datang dari awak kapal KMN Saldi Jaya yang sedang melintas.
Amiruddin, mengatakan korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR.
“Korban ditemukan dalam keadaan selamat, selanjutnya dievakuasi menggunakan RIB dan dibawa ke Dermaga Puasana, Moramo Utara, untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin. Adm




