BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Nikmatnya Ngabuburit Ala Bocah Muna Barat, Asyik Berenang di Permandian Matakidi

×

Nikmatnya Ngabuburit Ala Bocah Muna Barat, Asyik Berenang di Permandian Matakidi

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana sore di sejumlah tempat biasanya dipenuhi warga yang menghabiskan waktu untuk ngabuburit. Di Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, keceriaan itu terlihat di Permandian Matakidi.

Sejak awal Ramadan, kawasan mata air alami ini dipadati anak-anak dari desa setempat maupun wilayah sekitar. Mereka datang untuk bermain air dan berenang, menghabiskan hari sambil menunggu azan Magrib berkumandang.

Di kolam mata air yang jernih, anak-anak tampak bebas berenang dengan berbagai gaya, mulai dari gaya bebas, gaya punggung hingga gaya kupu-kupu. Tawa dan teriakan mereka bersahutan, memecah suasana tenang di tengah rimbunnya pepohonan yang mengelilingi permandian tersebut.

Tak hanya anak-anak kecil, remaja hingga beberapa orang dewasa juga terlihat ikut menikmati kesegaran air. Sebagian pengunjung lainnya memilih duduk di sekitar area mata air sambil menyaksikan anak-anak bermain.

Baca Juga :  Lowongan Kepsek hingga Tendik SMA Garuda, Ini Syarat hingga Dokumen yang Diperlukan

Selain mata air utama yang biasa digunakan pengunjung untuk berenang, terdapat beberapa sumber mata air lain dengan fungsi berbeda. Salah satunya dimanfaatkan warga untuk mencuci, sementara mata air lainnya dipasangi papan peringatan yang melarang pengunjung mandi atau berenang di lokasi tersebut.

Permandian Matakidi dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Kabupaten Muna Barat. Kepala Dinas Pariwisata Muna Barat, Al Rahman, menyebut lokasi ini menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi sepanjang tahun 2025, bersama Pantai Pajala dan Pulau Indo.

“Tiga destinasi ini, Pantai Pajala, Pulau Indo, dan Permandian Matakidi paling ramai dikunjungi sepanjang tahun 2025,” ujar Al Rahman kepada Lajur.co, Rabu (7/1/2025).

Baca Juga :  BEI Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia Usai Pengumuman MSCI

Berada di kawasan hutan jati Matakidi, permandian ini menawarkan panorama air yang jernih dengan warna hijau menyerupai zamrud. Pepohonan rindang di sekelilingnya membuat suasana terasa sejuk dan alami, sehingga kerap menjadi tempat warga bersantai.

Kedalaman kolam yang hanya sekitar dua meter membuat anak-anak leluasa bermain air. Air yang mengalir dari celah bebatuan menjaga kolam tetap jernih dan tembus pandang meski dipenuhi pengunjung.

Pengunjung juga dapat mengakses kawasan permandian ini secara bebas tanpa dikenakan tarif masuk. Sensasi air yang dingin di tengah pepohonan rindang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang berkunjung.

Baca Juga :  Konvoi Night Ride di Kendari, Asmo Sulsel Perkenalkan All New Honda Vario 125

Meski banyak diminati, fasilitas di lokasi wisata ini masih terbilang minim. Pantauan Lajur.co pada awal Ramadan, di sekitar kolam utama belum tersedia fasilitas penunjang seperti gazebo atau tempat berteduh bagi pengunjung. Di dekat bibir kolam hanya tampak sisa fondasi bangunan yang diduga merupakan bekas pembangunan gazebo.

Menanggapi hal itu, Al Rahman mengatakan pembangunan fasilitas pendukung di Permandian Matakidi direncanakan akan terealisasi tahun ini.

“Insya Allah tahun ini dibangun,” singkatnya saat dikonfirmasi pada Rabu (12/3/2026).

Sehingga, bagi pengunjung yang menyukai wisata air alami, perlu membawa perlengkapan seperti payung atau tikar. Hal itu agar momen ngabuburit di Permandian Matakidi tetap syahdu hingga waktu berbuka puasa tiba. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x