LAJUR.CO, KENDARI — Pemerintah Kota Kendari mengguyur masyarakat dengan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang momen Idulfitri 2026. Selama perhelatan GPM, sejumlah bahan pokok dijual lebih murah karena mendapat subsidi dari Bank Sultra dan Badan Amil Zakat Nasional.
Program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari berlangsung di halaman Balai Kota Kendari pada 10–14 Maret 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.

Menurutnya, sejak Januari hingga Maret 2026, Pemkot Kendari telah menggelar GPM sebanyak 32 kali di berbagai wilayah.
“Untuk saat ini, Pemkot melalui Dinas Ketahanan Pangan sudah melakukan GPM kurang lebih 32 kali sejak Januari sampai Maret ini,” ujar Abdul Rauf, Selasa (10/3/2026).
Sebanyak 26 distributor terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pada program GPM, pemerintah menyiapkan 1.667 paket beras SPH ukuran 5 kilogram yang mendapat subsidi dari Bank Sultra.
Melalui subsidi tersebut, masyarakat dapat membeli beras dengan harga Rp55 ribu per paket dari harga normal Rp58 ribu.
“Kita dapat bantuan dari Bank Sultra, subsidi untuk beras 1.667 paket. Itu disubsidi Rp3 ribu, jadi harga beras Rp58 ribu kita hanya jual Rp55 ribu,” jelas Abdul Rauf.
Selain Bank Sultra, Baznas ikut memberikan subsidi untuk sejumlah komoditas pangan seperti gula, minyak goreng, dan telur.
Untuk komoditi gula, Baznas kasih potongan harga Rp2.500 untuk 1.000 kilogram. Dengan subsidi tersebut, harga gula menjadi Rp15 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp17 ribu.
Minyak goreng ikut mendapat potongan harga Rp700 untuk 1.000 sachet sehingga dijual dengan harga Rp15 ribu. Sementara telur mendapat disubsidi Rp5 ribu untuk 1.000 rak sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga Rp57 ribu dari harga sebelumnya Rp62 ribu.
“Kemudian telur juga Baznas bantu untuk seribu rak ini, dari harga Rp62 ribu disubsidi Rp5 ribu sehingga masyarakat hanya membeli Rp57 ribu,” ungkapnya.
Selain itu, Bank Indonesia turut mendukung kegiatan Pemkot Kendari dengan menghadirkan sejumlah tenant selama penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah.
Melalui program GPM, Pemkot Kendari berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah menjelang Idulfitri. Program tahunan tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.
Laporan: Ika Astuti





