BERITA TERKINIHEADLINE

Program MBG Perdana di SMAN 4 Kendari: Penerima 1.893 Siswa, Guru Cicipi Menu Sebelum Dibagi

×

Program MBG Perdana di SMAN 4 Kendari: Penerima 1.893 Siswa, Guru Cicipi Menu Sebelum Dibagi

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Suasana penuh keceriaan tampak di halaman SMA Negeri 4 Kendari. Sebanyak 1.893 peserta didik dan 133 Guru dan Tenaga Kependidikan( GTK) untuk pertama kalinya menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (8/1/2026).

Meski program MBG telah dicanangkan sejak tahun 2025, khusus di Sultra, kuota MBG jenjang pendidikan SMA baru baru terealisasi awal tahun 2026.

Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, mengatakan hari ini merupakan momen perdana sekolahnya menerima program MBG. Pihak sekolah masih melakukan uji coba terhadap proses dan distribusi MBG agar kedepan dapat berjalan lancar.

“Saya kira ini program yang cukup mendukung seluruh kegiatan. Walaupun dalam pendistribusiannya masih membutuhkan persiapan, itu akan menjadi catatan untuk kami perbaiki. Kami tetap mendukung penuh program ini dan berharap dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan,” ujar Liyu.

Baca Juga :  BGTK Sultra Tegaskan Tunjangan Profesi Guru Akan Diupayakan Cair Setiap Bulan

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebelum makanan dibagikan kepada siswa, para guru terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap menu MBG. Jika ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi, pihak sekolah akan langsung memisahkannya.

“Karena ini orderan dalam jumlah besar, tidak menutup kemungkinan ada yang kurang maksimal. Namun kami tetap berupaya menyelesaikannya dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Menu MBG diantarkan langsung oleh pihak SPPG selaku dapur umum sekaligus distributor makanan ke sekolah-sekolah. Khusus di SMAN 4 Kendari, makanan diterima pihak sekolah dalam wadah makan pada pukul 11.00 WITA. Setelah semua menu dimakan, pukul 11.45 WITA para siswa wajib mengembalikan wadah tersebut di halaman sekolah yang sudah ditentukan untuk memudahkan proses pengumpulan wadah.

Baca Juga :  Segera Daftar ! PT Vale Indonesia Buka Posisi Koordinator EHS Improvement untuk Penempatan Sorowako

Liyu menyatakan, para siswa terlihat antusias menerima MBG perdana di sekolah mereka. Ia berharap menu yang disajikan sesuai dengan selera siswa karena telah disusun berdasarkan standar gizi oleh ahli gizi.

“Alhamdulillah, mereka siap menerimanya. Mudah-mudahan menu ini sesuai dengan selera mereka karena pola makan ini sudah diatur agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang,” tuturnya.

Ia berharap program MBG dapat terus berjalan secara kontinu. Tentu saja, aspek standar kualitas menu dan gizi wajib menjadi perhatian utama sehingga tujuan utama penyaluran MBG benar-benar maksimal.

“Harapannya program ini tetap berlanjut. Tinggal bagaimana mekanisme kerjanya diperbaiki dan kekurangannya bisa dimaksimalkan,” pungkas Liyu.

Pelaksanaan program MBG yang merupakan program ungggulan Presiden RI mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 1 Tahun 2026 tentang pelaksanaan hari pertama Operasi Program MBG yang dikeluarkan oleh Kepala BGN Dadan Hindayana pada 2 Januari 2026. Kebijakan tersebut berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional serta Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

Baca Juga :  Jangan Anggap Sepele! Kenali 5 Ciri-Ciri Turun Berok atau Hernia

Lewat kebijakan tersebut, sebanyak 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan beroperasi secara serentak mulai 8 Januari 2026. Ribuan dapur dipersiapkan untuk melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan dukungan kesiapan dapur, sistem distribusi, sumber daya manusia, serta penguatan standar keamanan pangan.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x