LAJUR.CO, KENDARI – Sehari jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, suasana di Pasar Matakidi tampak lebih ramai dari biasanya. Warga dari berbagai penjuru Muna Barat memadati pasar untuk berburu kebutuhan lebaran.
Pantauan jurnalis lajur.co, Jumat (20/3/2026), keramaian sudah terlihat sejak subuh. Pengunjung berjubel memenuhi setiap sudut pasar, mulai dari los pakaian hingga lapak kebutuhan pokok.
Wortel, kentang, hingga berbagai bahan sup laris diburu. Tak ketinggalan bahan kue seperti telur dan gula pasir juga jadi incaran. Ikan segar, sayuran, kacang tanah, aneka jenis pisang hingga kue kering pun tak luput dari perhatian pembeli.

Untuk harga komoditas, pisang kepok dibanderol mulai Rp15 ribu per sisir, dan kacang tanah Rp30 ribu per liter. Harga telur Rp80 ribu per rak, terbilang relatif stabil dibanding harga pasar tiga hari sebelumnya. Sementara itu, ikan putih tembus Rp150 ribu per ekor untuk ukuran sedang hingga besar.
Selain kebutuhan dapur, warga juga berburu pernak-pernik lebaran, aksesoris, maupun perangkat salat. Membludaknya pengunjung berdampak langsung pada kondisi lalu lintas di sekitar pasar. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melaju pelan saat melintas.
Bahu jalan yang biasanya lengang kini berubah fungsi menjadi area parkir sekaligus lapak dadakan para pedagang yang memilih berjualan di luar pasar.
Akibatnya, arus kendaraan kerap tersendat dan cenderung macet merayap. Bahkan, pejalan kaki pun harus melangkah hati-hati karena padatnya pengunjung yang saling berpapasan.
Suasananya benar-benar menggambarkan hiruk pikuk khas jelang lebaran. Kondisi ini menggambarkan tingginya antusiasme warga dalam mempersiapkan kebutuhan menyambut hari kemenangan. Red





