BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Sempat Langka di Awal Ramadan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sultra

×

Sempat Langka di Awal Ramadan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sultra

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kg di wilayah Sulawesi Tenggara setelah muncul laporan warga yang kesulitan memperoleh gas bersubsidi tersebut pada awal Ramadan.

Kelangkaan sempat dilaporkan terjadi di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, serta di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bombana. Kondisi ini dipicu meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga selama bulan Ramadan yang menyebabkan lonjakan konsumsi LPG di masyarakat.

Sales Branch Manager (SBM) Sultra IV Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Yudhistira, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG selama Ramadan dan Idulfitri dengan menambah alokasi pasokan di wilayah tersebut.

“Sepanjang Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga mengalokasikan penyaluran hingga 1.848.000 tabung LPG 3 kg untuk wilayah Sulawesi Tenggara. Angka ini meningkat sekitar 8–10 persen dibandingkan Ramadan tahun lalu,” kata Yudhistira saat kegiatan pemantauan distribusi di Kota Kendari, Minggu (16/3).

Baca Juga :  Polisi Ngopi Bareng Ojol Kendari, Ajak Jaga Keselamatan di Jalan Raya

Menurut dia, pada awal Ramadan yang juga bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan sekitar 160 metrik ton atau setara sekitar 75 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah Sulawesi Tenggara.

Tambahan pasokan juga disiapkan pada pekan-pekan berikutnya. Pada minggu kedua dan ketiga Ramadan, penyaluran tambahan mencapai sekitar 66 persen dari penyaluran harian.

Sementara pada minggu terakhir Ramadan, Pertamina merencanakan penambahan pasokan hingga 200 persen dari penyaluran harian normal untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Idulfitri.

Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC IV Sulawesi Tenggara juga melakukan pemantauan distribusi di lapangan untuk memastikan penyaluran LPG subsidi berjalan lancar hingga ke tingkat agen dan pangkalan.

Baca Juga :  Tragis, Anak Perempuan di Kendari Tewas Usai Tertabrak Truk Kontainer Saat Bermain di Trotoar

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Windidia Novita. Ia menyebut stok LPG di wilayah Sulawesi Tenggara saat ini masih dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan sesuai ketentuan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap membeli LPG sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan harga LPG yang tinggi biasanya terjadi di tingkat pengecer.

Baca Juga :  Cair Lebih Awal, Berikut Besaran THR PNS dan PPPK 2026

Menurut dia, pengecer tidak termasuk dalam rantai distribusi resmi Pertamina. Distribusi LPG 3 kg dari Pertamina hanya sampai pada agen dan pangkalan.

“Apabila ditemukan agen atau pangkalan yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah, Pertamina akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Lilik.

Pertamina juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas agar LPG 3 kg sebagai produk subsidi pemerintah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI), Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau kebutuhan energi masyarakat serta memastikan kelancaran distribusi LPG selama Ramadan hingga Idulfitri. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x