LAJUR.CO, KENDARI — Hari ini, 17 Februari 2026, masyarakat Tionghoa di berbagai penjuru dunia merayakan Tahun Baru Imlek. Di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), perayaan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Ornamen merah, lampion yang menggantung, serta doa-doa yang dipanjatkan menjadi penanda hadirnya Tahun Kuda Api 2026 simbol energi, keberanian, dan harapan baru.
Sebagai kota transit yang dihuni beragam suku dan agama, eksistensi komunitas Tionghoa menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan Kota Lulo. Momentum Imlek pun terpusat di tiga vihara besar yang tersebar di sejumlah titik Kota Kendari.
Berikut Lajur.co merangkum lokasi vihara di Kota Kendari dan perannya dalam perayaan Imlek 2026:

1. Vihara Tekad Maitreya Kemaraya
Lokasi: Jl. Mayjen S. Parman, Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Vihara ini menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan Buddha paling aktif di wilayah Kemaraya. Setiap Imlek dan Cap Go Meh, ratusan jemaat memadati area vihara untuk beribadah dan mengikuti rangkaian ritual pergantian tahun.
Pada Tahun Kuda Api 2026, vihara akan dihiasi dominasi warna merah dan emas melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Aroma dupa serta lantunan doa menciptakan suasana sakral yang menyatu dengan semangat kebersamaan.
2. Vihara Eka Dharma Manggala Lapulu
Lokasi: Sekitar kawasan Kendari Beach, Kelurahan Tipulu/Lapulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Berlokasi tak jauh dari pesisir, vihara ini menjadi pusat ibadah umat Buddha di kawasan Lapulu. Ruang ibadah utama di lantai dua mampu menampung sekitar 100 orang jemaat.
Menjelang Imlek 2026, suasana di vihara tampak lebih semarak dari hari biasa. Lampion-lampion merah menghiasi halaman, sementara umat datang silih berganti untuk memanjatkan doa awal tahun. Keberadaan vihara ini menegaskan harmoni keberagaman yang tumbuh di Kota Lulo.
3. Vihara Ratana Dipa Wua-Wua
Lokasi: Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.
Vihara Ratana Dipa menjadi salah satu penanda eksistensi komunitas Tionghoa di kawasan Wua-Wua. Setiap perayaan Imlek, tempat ibadah ini dipenuhi ornamen khas lampion, lilin besar, serta dekorasi bernuansa merah yang melambangkan semangat dan keberuntungan.
Di Tahun Kuda Api, vihara menjadi ruang refleksi sekaligus perayaan. Jemaat memanjatkan doa untuk kesehatan, rezeki, serta keselamatan keluarga sepanjang tahun.
Harmoni Imlek di Kota Transit
Perayaan Imlek 2026 di Kendari bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan juga cerminan keberagaman yang hidup berdampingan. Tiga vihara tersebut menjadi simpul spiritual sekaligus simbol harmoni di tengah masyarakat multikultural Bumi Anoa.
Tahun Kuda Api membawa makna tentang semangat yang menyala dan langkah berani menatap masa depan. Di Kota Lulo, harapan itu terucap dalam doa-doa yang membumbung bersama asap dupa mengawali lembaran baru dengan optimisme. Adm




