BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Viral Pasutri di Kolaka Utara Punya 16 Anak, Semua Penghafal Al-Qur’an

×

Viral Pasutri di Kolaka Utara Punya 16 Anak, Semua Penghafal Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Viral di media sosial, kisah pasangan suami istri asal Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyita perhatian publik. Mereka adalah Kamaruddin (56) dan Nairah Rasvid (48). Pasangan ini dikaruniai 16 anak yang semuanya penghafal Al-Qur’an.

Cerita pasutri yang memiliki belasan anak hafiz dan hafizah itu mengundang kekaguman. Di tengah keterbatasan, mereka mampu membesarkan keluarga besar. Pendidikan agama tetap menjadi prioritas utama.

Kamaruddin diketahui bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN). Ia juga mengajar sebagai guru agama di SD Negeri 1 Katoi sejak tahun 2000. Sementara itu, sang isteri Nairah fokus mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Santuni 30 Anak Panti Asuhan di Kendari

Kisah keduanya pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @kawanhawa. Unggahan tersebut diposting pada Senin, 23 Maret 2026. Sejak itu, cerita mereka viral dan menuai banyak respons positif dari warganet.

Kamaruddin dan Nairah diketahui menikah pada Januari 1996. Anak pertama lahir sepuluh bulan kemudian. Anak bungsu lahir pada Desember 2015. Total ada 16 anak yang lahir dalam rentang waktu sekitar 26 tahun.

Baca Juga :  Investasi Ilegal AMG Pantheon Tipu 25 Ribu Warga Buton, Rp130 Miliar Duit Hangus Sia-sia

Keistimewaan keluarga ini terlihat dari capaian anak-anak mereka. Tiga anak pertama telah menghafal 30 juz. Anak lainnya berada di tahap berbeda. Ada yang sudah 15 juz, 10 juz, hingga 5 juz.

Peran Nairah sangat besar dalam proses melahirkan generasi penghafal kitab suci umat Islam. Ia merupakan lulusan pondok pesantren. Sayang, ia belum sempat menuntaskan hafalan Al-Qur’annya saat duduk di bangku sekolah.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Tempat Bukber di Kendari, Spot Kuliner Outdoor Favorit & Hits

Keinginan itu ia titipkan dalam doa. Ia berharap anak-anaknya bisa menjadi penghafal Al-Qur’an. Harapan tersebut kini terwujud satu per satu.

Saat ini, anak ke-6 hingga ke-16 masih bersekolah. Mereka menempuh pendidikan di tingkat SD, SMP, SMA, hingga pesantren. Sementara anak ke-2 hingga ke-4 sedang kuliah di Kendari dan Makassar.

Tak hanya itu, sejumlah anak juga meraih prestasi. Mereka mendapatkan beasiswa berkat hafalan Al-Qur’an. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x