BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Wagub Sultra Tinjau Sentra Udang Konsel-Bombana, Produksi Capai 1 Juta Benur

×

Wagub Sultra Tinjau Sentra Udang Konsel-Bombana, Produksi Capai 1 Juta Benur

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir Hugua, meninjau langsung sentra produksi udang di Konawe Selatan dan Bombana, Kamis (26/3/2026). Didampingi Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra, Sri Resqina R. Laydi, kunjungan bertujuan mengoptimalkan aset strategis di sektor kelautan dan perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan fasilitas produksi benih udang (benur).

Sri Resqina menuturkan Balai Benih Udang Mata menjadi tulang punggung produksi benur berkualitas di Sultra. Setiap siklus panen mampu menghasilkan hingga 1 juta benur, dengan potensi tahunan mencapai 4 juta benur.

Baca Juga :  Hari Pertama Safari Ramadan, Wagub Hugua Sambangi Masjid Al Alam Kendari

“Benur ini sudah disalurkan ke kawasan tambak di Konsel dan Bombana. Jika diproyeksikan, total produksi udang bisa mencapai 400 ton. Dengan harga Rp60.000 per kilogram, potensi omset bagi pelaku usaha menembus Rp24 miliar,” jelasnya.

Selain mendukung usaha tambak, balai ini juga menyumbang PAD Sultra. Untuk tahun 2026, target Pendapatan Asli Daerah dari balai benih udang dipatok sebesar Rp125 juta.

Baca Juga :  Fitur Uji Coba WhatsApp: Bisa Chat dengan User yang Tak Pakai WA

Kunjungan Hugua turut menyasar Balai Jasa Dok Perbengkelan yang menjadi andalan nelayan untuk perawatan dan perbaikan kapal. Fasilitas ini menyediakan layanan docking dengan biaya efisien, mendukung kelancaran operasional armada tangkap.

“Tahun 2025, balai jasa dok menyumbang PAD sebesar Rp128 juta. Tahun ini, target kami naik menjadi Rp250 juta. Dengan penambahan fasilitas dari 2 rel menjadi 5 rel serta pembenahan sarana dan prasarana, PAD potensial bisa melonjak hingga Rp500 juta per tahun,” ungkap Sri Resqina.

Baca Juga :  Bukber Astra Motor Sulsel dan Jurnalis Kendari Diselingi Edukasi Safety Riding

Hugua menekankan pentingnya pengelolaan aset strategis secara terencana untuk meningkatkan kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian daerah. Mantan Bupati Wakatobi dua periode itu menyatakan, alokasi APBD harus diarahkan pada fasilitas yang produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

“Optimalisasi sentra udang ini harus didukung penuh oleh Pemerintah Daerah dan DPRD. Saya akan segera melakukan koordinasi dengan Gubernur dan DPRD agar langkah strategis ini berjalan terarah dan berkelanjutan,” tegasnya. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x