LAJUR.CO, KENDARI – Akses jalan menuju Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna Barat, kini tampil dengan wajah baru. Ruas jalan dari Tugu Sapi di Desa Guali hingga pintu gerbang bandara yang sebelumnya rusak parah dan dipenuhi lubang, saat ini sudah mulus teraspal sehingga nyaman dilalui kendaraan.
Pantauan di lapangan oleh lajur.co pada Kamis (15/1/2026), menunjukkan kondisi aspal yang masih baru dengan permukaan jalan rata. Pengendara yang melintas tidak lagi disuguhi kubangan lumpur maupun jalan berlubang seperti yang kerap ditemui sebelumnya, terutama saat musim hujan.
Perbaikan jalan poros Raha–Guali ini dilakukan beberapa waktu sebelum penerbangan perdana maskapai Sriwijaya Air di Bandara Sugimanuru. Pengaspalan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kembali aktivitas penerbangan komersial di bandara yang berada di Kecamatan Kusambi, Muna Barat.

Maskapai Sriwijaya Air diketahui mulai aktif melayani rute Makassar–Muna Barat dan sebaliknya sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Harga tiket penerbangan ini berada di kisaran Rp700 ribuan, dengan kapasitas bagasi tercatat 10 kilogram.
Kondisi terkini ruas jalan menuju bandara sangat kontras dengan situasi saat awak lajur.co mengunjungi Bandara Sugimanuru pada Jumat (21/3/2025) lalu bertepatan dengan penerbangan perdana Wings Air. Saat itu, sejak meninggalkan gerbang Kota Laworo di Desa Guali, pengendara harus melewati jalan beraspal yang rusak dan berlubang di sejumlah titik.
Jika hujan turun, lubang-lubang di badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan pengendara. Kerusakan tampak telah berlangsung lama, terlihat dari lubang yang melebar dan kondisi jalan yang hancur hingga ke depan pintu masuk bandara.
Kini, dengan akses jalan yang sudah mulus, Bandara Sugimanuru tidak hanya lebih mudah dijangkau, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak menggunakan transportasi udara.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk kembali memanfaatkan layanan penerbangan serta memperkuat konektivitas Muna Barat dengan daerah lain. Red



