LAJUR.CO, KENDARI – Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau masyarakat mewaspadai maraknya akun dan pengumuman ilegal yang mencatut nama BEI Sultra atau IDX Sultra di media sosial.
Kepala BEI Sultra Bayu Saputra menegaskan, pihaknya tidak pernah menawarkan atau terlibat dalam berbagai aktivitas berbayar yang mengatasnamakan edukasi maupun investasi pasar modal.
“IDX Sultra atau BEI Sultra tidak pernah menawarkan grup WhatsApp atau chat berbayar, jasa konsultasi, materi atau video pembelajaran berbayar, skema member get member, rekomendasi saham, janji keuntungan, maupun kewajiban top up dana,” tegas Bayu, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, maraknya penipuan mencatut nama BEI Sultra seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap pasar modal. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk membuat akun palsu yang seolah-olah berasal dari BEI Sultra.
Bayu mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap iklan atau penawaran investasi yang mencatut nama BEI Sultra, terutama yang beredar di media sosial. Beberapa akun bahkan memasang logo BEI untuk mengelabui masyarakat agar tertarik bergabung dalam program edukasi terkait saham.
“Jika Bapak dan Ibu menemukan iklan atau akun yang mengatasnamakan IDX Sultra dengan penawaran seperti itu, mohon agar waspada dan segera melaporkan akun tersebut sebagai akun palsu (fake account),” ujarnya.
BEI Sultra menyampaikan jika seluruh kegiatan resmi edukasi dan literasi pasar modal dilakukan secara terbuka, gratis, serta melalui kanal dan media resmi yang dapat diverifikasi.
Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan selalu memastikan keaslian informasi sebelum mengikuti kegiatan atau penawaran yang berkaitan dengan pasar modal, agar terhindar dari potensi penipuan dan kerugian finansial. Adm



