BERITA TERKINIHEADLINE

Atap Genteng Masih Langka di Sultra: Kota Kendari Jadi Wilayah Pengguna Terbanyak, ini Data Lengkapnya!

×

Atap Genteng Masih Langka di Sultra: Kota Kendari Jadi Wilayah Pengguna Terbanyak, ini Data Lengkapnya!

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan program genteng nasional kembali menyorot kondisi penggunaan material atap rumah di berbagai daerah. Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Prabowo mengumumkan program gentengnisasi.

Program tersebut mendorong seluruh kabupaten kota di Indonesia beralih menggunakan material genteng sebagai atap rumah. Selain sisi estetika, penggunaan genteng sebagai bagian dari penguatan industri bahan bangunan nasional dapat peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Namun, kondisi di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan tantangan besar. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), penggunaan genteng sebagai atap rumah di wilayah Bumi Anoa masih tergolong sangat rendah.

Baca Juga :  Pemerintah Gratiskan 1,35 Juta Sertifikat Halal bagi UMK di 2026

Secara nasional, penggunaan genteng paling dominan berada di kawasan Pulau Jawa dan Sumatra. Sementara di Sultra, mayoritas rumah tangga justru masih mengandalkan seng, kayu, atau sirap sebagai penutup atap.

Mengacu Survei Sosial Ekonomi BPS Pusat tahun 2025, sekitar 92 persen rumah tangga di Sultra menggunakan material atap non-genteng tersebut. Adapun rumah tangga yang menggunakan genteng hanya 3,35 persen, sementara 2,84 persen lainnya memakai asbes.

Baca Juga :  All New Honda Vario 125 Mengaspal di Sultra, Usung Desain Lebih Sporty dan Fitur Kekinian

Meski persentasenya relatif kecil, BPS juga merinci sebaran wilayah dengan penggunaan genteng terbanyak di Sultra. Kota Kendari menempati posisi teratas dengan 6,04 persen rumah tangga menggunakan genteng sebagai atap rumah.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Konawe Selatan dengan 5,81 persen, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan sebesar 4,52 persen.

Berikutnya, Kabupaten Kolaka Timur mencatat 4,35 persen, Kabupaten Konawe 3,89 persen, Kabupaten Bombana 3,41 persen, dan Kabupaten Kolaka 3,37 persen.

Baca Juga :  Jumlah Petani Durian Sulawesi Tenggara Terbanyak Keempat se-Sulawesi, Juara 1 Sulteng

Sementara itu, wilayah dengan penggunaan genteng terendah berada di Kabupaten Buton Selatan sebesar 3,07 persen, Kota Baubau 1,89 persen, dan Kabupaten Muna Barat yang hanya 1,56 persen.

Rendahnya penggunaan genteng di Sultra menjadi catatan penting dalam implementasi program genteng nasional yang didorong pemerintah pusat. Selain faktor geografis dan ketersediaan bahan baku, pola pembangunan rumah serta preferensi masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x