BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Program Bantuan Sembako PT Vale IGP Kolaka Jangkau Empat Kecamatan, Total 5.295 Penerima Manfaat

×

Program Bantuan Sembako PT Vale IGP Kolaka Jangkau Empat Kecamatan, Total 5.295 Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Sepanjang 2025 hingga Februari 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa secara konsisten menyalurkan bantuan sembako di wilayah lingkar tambang. Program ini menjadi bagian dari agenda keberlanjutan perusahaan melalui implementasi ESG, dengan fokus pada penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap masyarakat rentan di sekitar area operasional.

External Relation PT Vale IGP Pomalaa, Muh Febrianto Raharjo mengatakan program bantuan sosial PT Vale Indonesia IGP Pomalaa telah menjangkau sekitar 5.295 penerima manfaat di Kabupaten Kolaka sejak 2025 hingga awal 2026. Bantuan berupa paket sembako ini menyasar kelompok rentan di wilayah lingkar tambang.

Baca Juga :  Dewan Komisaris PT Pertamina Kunjungi Program CSR Komunitas Teman Tuli di Bitung

Informasi tersebut disampaikan di sela kegiatan penyaluran paket sembako ke kelompok rentan di Aula Kantor Kecamatan Pomalaa, Kamis (5/2/2026).

“Dari awal tahun 2026 sampai sekarang (Januari-Februari), ada dua kecamatan. Total keseluruhan dari 2025 sampai 2026, empat kecamatan,” terang Febrianto.

Penerima manfaat bantuan paket sembako IGP Pomalaa tersebut menyebar di Kecamatan Tanggetada, Wundulako, Baula, dan Pomalaa. Seluruh penerima manfaat merupakan masyarakat yang tergolong tidak mampu dan berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga :  Tanpa Kembang Api, Pemkab Muna Barat Imbau Masyarakat Tutup Akhir Tahun dengan Zikir dan Doa Bersama

“Hari ini total penerima bantuan paket sembako di Kecamatan Pomalaa mencapai 1.879 penerima manfaat. Pembagian paket sembako merupakan inisiatif dari PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dengan sasaran utama adalah kelompok rentan yang tergolong masyarakat tidak mampu,” kata Febrianto.

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengentasan kemiskinan, sekaligus mendukung arah kebijakan pembangunan daerah yang dicanangkan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, yang menekankan bahwa investasi harus memberi dampak sosial langsung.

Baca Juga :  RKAB Tambang Belum Terbit, Pendapatan Negara di Sultra Turun hingga Akhir 2025

“Ini juga selaras dengan blueprint pembangunan Gubernur Sultra,” ucap Febrianto. Adv

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x