BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Satgas Pangan Sultra Sidak Tiga Pasar Tradisional: Harga Beras, Bawang, Minyakita Lampaui HET

×

Satgas Pangan Sultra Sidak Tiga Pasar Tradisional: Harga Beras, Bawang, Minyakita Lampaui HET

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Sepekan menjelang bulan suci Ramadan 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di tiga pasar tradisional. Tiga pasar tersebut masing-masing Pasar Baruga, Pasar Anduonohu di Kota Kendari, serta Pasar Ranomeeto di Kabupaten Konawe Selatan.

Sidak dilakukan untuk memantau harga, ketersediaan stok, serta mutu pangan strategis.
Monitoring stok dan harga pangan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Februari 2026, dengan titik awal pelaksanaan di Kota Kendari.

Operasi rutin tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, agar pemerintah daerah mengambil langkah preventif dalam menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan.

Baca Juga :  Basarnas Kendari Kirim 15 Personel Bantu Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR di Makassar

Sidak pangan terpadu dipimpin Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sultra dan melibatkan anggota Satgas Pangan Daerah yang terdiri dari sejumlah perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sultra. Di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, DPMPTSP, serta Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan. Satgas turut menggandeng Bulog, Badan Pangan Nasional, serta Tenaga Ahli Menteri Pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto, mengatakan pengawasan ini bertujuan memastikan bahan pangan strategis tersedia dengan harga yang wajar, aman dikonsumsi, serta memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah.

“Pengawasan ini merespons arahan Bapak Gubernur agar kita senantiasa mengambil langkah preventif terhadap potensi pelanggaran dalam distribusi, keamanan, dan mutu pangan yang dapat merugikan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan,” ujar Ari, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  Registrasi SIM Card Biometrik Mulai Diterapkan 2026, Ini Caranya

Selain menyasar pasar tradisional, Satgas Pangan Sultra melakukan pemantauan terhadap sejumlah distributor dan pelaku usaha pangan, terutama pada komoditas yang berpotensi mengalami fluktuasi harga, seperti beras, telur ayam, dan minyak goreng. Sejumlah distributor telur ayam dipantau untuk memastikan stok tetap aman, sementara distributor beras dan minyak goreng turut dikunjungi guna mencegah kelangkaan dan praktik penimbunan.

Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan pangan strategis di Sultra secara umum masih dalam kondisi aman. Namun demikian, Satgas menemukan beberapa komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pembelian (HAP) di antaranya Minyakita, beras, dan bawang putih.

Baca Juga :  Cek Keaslian Sertifikat Tanah Kini Nggak Perlu Antre, Bisa Pakai Jempol!

Ari menegaskan, dengan ketersediaan stok yang mencukupi, tidak ada alasan bagi pelaku usaha untuk menjual komoditas pangan di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Satgas mengimbau para pedagang eceran untuk mematuhi ketentuan HET dan HAP. Kami juga memberikan teguran kepada distributor yang terbukti melanggar,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan pangan akan terus dilakukan secara intensif selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan.

“Satgas Pangan Sultra akan terus mengawal stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta mutu pangan agar masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan aman dan tenang,” pungkasnya. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x