BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Ramadan Kian Dekat, Harga Telur di Kendari Merangkak Naik

×

Ramadan Kian Dekat, Harga Telur di Kendari Merangkak Naik

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Menjelang Bulan Suci Ramadan, harga telur di sejumlah pasar tradisional di Kendari mulai mengalami kenaikan. Kondisi ini diungkapkan salah seorang pedagang di Pasar Basah Mandonga, Nasrullah.

Ia menyebut, lonjakan harga telur ayam terjadi sejak sekitar satu pekan terakhir. Untuk telur ayam ukuran kecil, harga kini dibanderol Rp55 ribu per rak, naik dari sebelumnya Rp50 ribu. Sementara ukuran sedang mengalami kenaikan dari Rp53 ribu menjadi Rp55 ribu per rak.

Baca Juga :  Rakor Bareng KPK, Gubernur Sultra Tekankan Tata Kelola Bersih & Antikorupsi

Adapun telur ayam ukuran jumbo yang sebelumnya dijual seharga Rp60 ribu, kini naik menjadi Rp65 ribu per rak atau per 30 butir.

“Rata-rata kenaikannya sekitar Rp2 ribu sampai Rp5 ribu per rak, tergantung ukuran, baik besar, sedang, maupun kecil,” ujar Nasrullah, Selasa (10/2/2026).

Tak hanya telur ayam, telur asin juga mengalami kenaikan harga. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp75 ribu hingga Rp80 ribu per rak, kini harganya hampir menyentuh Rp100 ribu.

Baca Juga :  Minum Kopi Jam Segini Bantu Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung

Kenaikan yang cukup signifikan, ditambah keterbatasan stok, membuat Nasrullah memilih untuk tidak menjual telur bebek.

“Hampir semua ikut naik, jadi saya tidak jual karena kenaikannya terlalu drastis dibanding yang lain,” tuturnya.

Meski demikian, Nasrullah memastikan stok telur ayam menjelang Ramadan masih dalam kondisi aman. Pedagang yang telah berjualan selama tiga tahun itu mengaku pasokan telur biasanya didatangkan dari Sidrap, Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Gubernur ASR Rombak Kursi Kadis: Satu Pejabat Mundur, Ini Daftar 17 Kepala OPD yang Dilantik

“Insyaallah stok aman. Biasanya saya ambil dari Sidrap,” katanya.

Menurut Nasrullah, kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru merupakan hal yang lazim terjadi dan sudah menjadi siklus tahunan di kalangan pedagang.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x