LAJUR.CO, KENDARI — Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) resmi membuka Syariah Digital Branch Bireuen yang berlokasi di Jalan Teuku Nyak Arief/Mawar No. 20–22, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (11/2/2026). Kehadiran kantor cabang berkonsep hybrid ini menjadi yang pertama di Aceh dan menandai langkah strategis CIMB Niaga Syariah dalam memperluas layanan perbankan syariah berbasis digital.
Cabang ini mengusung konsep integrasi antara layanan tatap muka di kantor cabang dengan teknologi digital yang cepat dan efisien. Melalui pendekatan tersebut, nasabah tetap merasakan sentuhan layanan humanis khas perbankan syariah, namun dengan proses yang lebih praktis.
Di Syariah Digital Branch Bireuen, nasabah dapat memanfaatkan fasilitas Self Service Banking (SSB) melalui SSB Tablet dan SSB Kiosk. Layanan ini memungkinkan pembukaan rekening, penggantian kartu, hingga pembaruan data nasabah (Customer Information File/CIF) dilakukan secara mandiri dalam waktu sekitar lima menit tanpa antre panjang maupun pengisian formulir manual.

Selain itu, cabang terbaru dilengkapi dengan fasilitas Customer Relationship Management (CRM) berdesain future branch, Digital Kurs Realtime, serta Digital Hub by Super CS yang dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang cepat dan interaktif. Seluruh inovasi tersebut dihadirkan guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan tetap berlandaskan prinsip Islam.
Chief of Syariah Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Bung Aldilla, mengatakan bahwa pembukaan cabang digital di Bireuen merupakan bagian dari strategi memperkuat kehadiran perbankan syariah di Aceh, provinsi yang memiliki posisi penting dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.
Menurutnya, Aceh didukung oleh regulasi daerah serta aspirasi sosial masyarakat yang menjadikan prinsip syariah sebagai fondasi aktivitas ekonomi.
“Bireuen kami pilih karena memiliki potensi pasar syariah yang kuat dan berkelanjutan. Wilayah ini berada di jalur strategis lintas Aceh–Medan yang menjadi pusat transit dan aktivitas ekonomi. Selain itu dikenal sebagai Kota Juang dan Kota Santri dengan ratusan dayah dan lebih dari 47 ribu santri. Potensi ekonomi halal dari sektor pendidikan pesantren, pariwisata religi, pertanian, hingga bahari sangat relevan bagi pengembangan perbankan syariah,” ujar Bung Aldilla dalam sambutannya.
Ia berharap kehadiran Syariah Digital Branch dapat mendorong pertumbuhan ekonomi halal yang berkelanjutan di Bireuen dan sekitarnya.
Dengan peresmian ini, secara nasional CIMB Niaga Syariah kini telah mengoperasikan 24 Kantor Cabang Syariah (KCS), 5 Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS), serta 14 Kantor Fungsional Syariah (KFS). Sebelum hadir di Bireuen, konsep Syariah Digital Branch telah lebih dulu dibuka di Makassar, Medan Ring Road, dan Serpong.
Dalam rangkaian acara peresmian, CIMB Niaga Syariah turut menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama produk dan layanan perbankan dengan PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Rahmania Dana Sejahtera serta Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH). Kerja sama ini diharapkan memperluas akses layanan keuangan syariah bagi komunitas pendidikan dan masyarakat setempat.
Tak hanya fokus pada pengembangan bisnis, CIMB Niaga Syariah juga menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa UMMAH serta memberikan santunan kepada anak yatim di wilayah kerja cabang tersebut.
Sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan, CIMB Niaga Syariah turut menyalurkan Dana Kebajikan sebesar Rp100 juta bagi masyarakat terdampak banjir di Bireuen. Bantuan ini melengkapi donasi kemanusiaan yang sebelumnya telah disalurkan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan total lebih dari Rp900 juta.
Kehadiran Syariah Digital Branch Bireuen menegaskan langkah transformasi CIMB Niaga Syariah dalam menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat peran Aceh sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah nasional. Adm




