LAJUR.CO, KENDARI — Harga aneka jenis komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Kendari mulai merangkak naik. Baik jenis cabai rawit hingga cabai merah kini dibanderol tinggi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah
Di Pasar Basah Mandonga misalnya, harga komoditas penambah cita rasa pedas menembus Rp45 ribu per kilogram.
Berdasarkan pantauan LAJUR.CO, Selasa (10/2/2026), lonjakan harga cabai rawit terjadi dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram, namun kini naik sekitar Rp10 ribu.

Salah satu pedagang di Pasar Basah Mandonga, Firda, membenarkan adanya kenaikan harga tersebut. Ia mengaku sudah merasakan lonjakan sejak beberapa hari terakhir.
“Harga cabai naik sekarang Rp45 ribu per kilonya, tadinya harganya hanya Rp45 ribu per kilonya,” ucap Firda, Selasa (10/02/2026).
Tak hanya cabai rawit, harga cabai merah juga ikut mengalami kenaikan. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp20 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp25 ribu per kilogram atau bertambah Rp5 ribu.
Meski harga cabai merah menunjukkan tren peningkatan menjelang Ramadan, kondisi berbeda terjadi pada komoditas bawang. Firda menyebut harga bawang merah dan bawang putih relatif stabil.
“Kalau untuk harga bawang merah dan putih normal, harganya itu Rp45 ribu per kilonya,” ujar Firda.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru merupakan fenomena yang lazim terjadi. Siklus kenaikan ini, kata dia, sudah menjadi pola tahunan yang kerap dialami pedagang setiap momen peningkatan permintaan.
Lonjakan harga cabai rawit ini diperkirakan masih berpotensi terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan, terutama untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha kuliner di Kota Kendari.
Laporan: Ika Astuti




