LAJUR.CO, KENDARI – Puasa Ramadan memiliki syarat dan rukun tertentu agar sah di sisi Allah SWT. Namun, ada beberapa perkara yang bisa membuat pahala puasa batal meski puasanya tetap sah.
Puasa bukan hanya menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya. Lebih dari itu, puasa seharusnya menjadi kesempatan untuk menjauhi segala perbuatan maksiat.
Lalu, apa saja perkara yang membuat pahala puasa batal meski tetap sah? Berikut penjelasan lengkapnya agar puasa tidak menjadi sia-sia.

9 Perkara yang Membatalkan Pahala Puasa
Mengutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama dan Kitab Fikih Sehari-Hari Mazhab Syafi’i susunan A.R Shohibul Ulum, ada beberapa hal secara hukum puasa tetap sah secara hukum, tetapi bisa membatalkan atau menghilangkan pahala puasa.
1. Menggunjing atau Gibah
Orang berpuasa tetapi masih membicarakan keburukan orang lain dapat kehilangan pahala puasanya. Menggunjing termasuk dosa lisan yang sering dianggap ringan, padahal bisa merusak nilai ibadah puasa.
2. Mengadu Domba
Mengadu domba atau menyampaikan perkataan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan juga dapat menghapus pahala puasa. Walau puasanya tetap sah, perbuatan ini bertentangan dengan tujuan puasa yang melatih kesabaran dan menjaga diri dari dosa.
3. Berbohong
Berbohong, baik dalam hal kecil maupun besar, termasuk perbuatan yang bisa menghilangkan pahala puasa. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan agar tidak berkata dusta.
4. Riya
Orang yang berpuasa dengan niat ingin dipuji orang lain atau merasa dirinya lebih baik dari orang lain dapat menghapus pahala puasa. Ibadah yang seharusnya dilakukan dengan ikhlas menjadi berkurang nilainya karena tidak murni karena Allah SWT.
5. Berbuka dengan Makanan atau Minuman Haram
Mengonsumsi makanan atau minuman yang haram saat berbuka bisa menghilangkan pahala puasa. Selain itu, hal ini dapat membuat seseorang merasa berat melakukan ibadah lain, sehingga mudah meninggalkannya.
6. Jual Beli yang Diharamkan
Melakukan transaksi yang dilarang dalam Islam, seperti menjual barang haram atau melakukan kecurangan dalam jual beli, juga dapat merusak pahala puasa. Walaupun secara fikih puasanya tetap sah, perbuatan haram dalam mencari rezeki dapat mengurangi nilai ibadah yang sedang dijalankan.
7. Mubazir Saat Berbuka
Bersikap berlebihan ketika berbuka, seperti membuang makanan atau berfoya-foya, termasuk perbuatan mubazir yang tidak disukai Allah SWT.
8. Melihat Lawan Jenis dengan Syahwat
Melihat lawan jenis atau sesuatu yang diharamkan dengan penuh nafsu juga dapat menghilangkan pahala puasa. Pandangan yang tidak dijaga bisa merusak hati dan mengurangi nilai ibadah. Padahal, puasa mengajarkan untuk menahan hawa nafsu, termasuk menjaga pandangan.
9. Meninggalkan Salat Fardhu
Meninggalkan salat fardhu juga termasuk perkara yang bisa menghilangkan pahala puasa. Jika seseorang berpuasa tetapi dengan sengaja meninggalkan salat lima waktu, maka ia telah meninggalkan kewajiban yang sangat besar.
Itulah sejumlah perkara yang membuat pahala puasa batal atau berkurang meski puasanya tetap sah. Oleh karena itu, saat berpuasa muslim tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, hati, dan perbuatan agar puasa benar-benar bernilai di sisi Allah SWT dan tidak menjadi sia-sia. Adm
Sumber : Detik.com





