LAJUR.CO, KENDARI – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok LPG di seluruh wilayah Sulawesi dalam kondisi aman dengan ketahanan pasokan hingga enam hari ke depan. Suplai tambahan juga terus dikirim untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Ketersediaan LPG tersebut mencakup enam provinsi di Pulau Sulawesi. Perusahaan menyebut distribusi dari terminal ke agen hingga pangkalan resmi berjalan normal sesuai rencana operasional.
Pjs Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penguatan distribusi dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi.

“Stok dalam kondisi aman, dan pengiriman tambahan terus bergerak sesuai kebutuhan di lapangan. Kami mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg di jalur resmi agar harga dan ketersediaannya tetap terkendali,” ujar Lilik dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Distribusi LPG 3 kg tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan masing-masing pemerintah daerah. Pertamina menegaskan pengecer tidak termasuk dalam rantai distribusi resmi. Karena itu, masyarakat diminta membeli LPG subsidi di agen dan pangkalan resmi guna memastikan harga sesuai ketentuan dan penyaluran tepat sasaran.
Selain itu, Pertamina juga mendorong masyarakat mampu untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan subsidi energi agar LPG 3 kg tetap tersedia bagi warga yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus memantau tren konsumsi dan menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi tetap terpenuhi. Adm





