BERITA TERKINIHEADLINE

Geliat Usaha Kue Lebaran di Kendari, Omset Meningkat Meski Harga Bahan Naik

×

Geliat Usaha Kue Lebaran di Kendari, Omset Meningkat Meski Harga Bahan Naik

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, geliat usaha kue kering di Kota Kendari semakin terasa. Permintaan yang meningkat dari masyarakat berbanding lurus dengan aktivitas para pelaku usaha rumahan yang kebanjiran pesanan.

Salah satu penjual kue kering, Wynanda, mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan dibanding hari biasa. Namun di sisi lain, ia harus menghadapi kenaikan harga bahan baku.

“Alhamdulillah, lumayan meningkat,” ujarnya saat dikonfirmasi sehari sebelum Lebaran, Jumat (20/3/2026).

Baca Juga :  Bulog Sultra Siapkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng, Alokasi Diproyeksi Naik Dua Kali Lipat

Harga kue kering yang dijual Wynanda cukup bervariasi. Mulai dari Rp75 ribu per toples, tergantung jenis dan bahan yang digunakan. Kenaikan harga bahan baku seperti telur turut memengaruhi harga jual.

Di sejumlah daerah seperti Kendari dan Muna Barat, harga telur melonjak hingga Rp80 ribu per rak (30 butir). Kenaikan harga telur terjadi sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran. Kondisi ini membuat para pelaku usaha harus menyesuaikan harga demi menutup biaya produksi.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Pengaturan Pembelajaran Murid Selama Ramadan 2026

“Iya, berpengaruh, naik juga harga kue,” kata Wynanda.

Meski terjadi kenaikan harga, ia mengaku para pelanggan tetap memahami situasi tersebut. Tidak ada keluhan berarti dari pelanggan setianya.

“Paham ji kalau bahan-bahan juga naik,” tambahnya.

Dalam kurun waktu sekitar 20 hari selama Ramadan, Wynanda berhasil meraup omzet lebih dari Rp25 juta. Angka penjualan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kue kering sebagai hidangan khas Lebaran.

Baca Juga :  Kisah Warga Kendari, Sultra Jalani Ramadan di Oman di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Untuk pemasaran, ia mengandalkan kombinasi metode offline dan online. Promosi dari mulut ke mulut serta pemanfaatan media sosial menjadi strategi efektif dalam menjangkau pelanggan.

Fenomena ini sebagai potret bahwa tradisi berburu kue kering jelang Lebaran tetap menjadi bagian penting dalam perayaan Idulfitri. Di tengah kenaikan harga bahan pokok, para pelaku usaha tetap mampu bertahan berkat tingginya permintaan pasar. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x