LAJUR.CO, KENDARI – Kondisi harga emas yang tengah melemah menjadi peluang ideal bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi logam mulia. Tak terkecuali bagi warga Kota Kendari yang memilih logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Kepala PT Pegadaian Cabang Kendari, Hidajad, menyampaikan tren penurunan harga sejak akhir Maret 2026 membuka momentum yang tepat untuk membeli emas. Penurunan terjadi setelah nilai logam mulia sempat tinggi pada Januari hingga Februari, dipengaruhi dinamika ekonomi global.
“Waktu terbaik membeli emas adalah saat harganya turun, dan kondisi sekarang sangat bagus untuk mulai investasi,” ujar Hidajad, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, harga emas saat ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat menyentuh Rp3,3 juta per gram. Per 6 April 2026, harga emas Antam berada di kisaran Rp2.945.000 per gram, sementara emas Galeri dibanderol sekitar Rp2.854.000 per gram.
Meski sedang terkoreksi, Hidajad optimistis harga emas akan kembali menguat dalam beberapa bulan ke depan. Ia menilai emas tetap menjadi instrumen investasi yang stabil dan memiliki kecenderungan naik dalam jangka panjang.
“Diperkirakan dalam tiga bulan ke depan harga akan kembali meningkat. Namun yang terpenting, emas itu relatif stabil dan terus menunjukkan tren kenaikan,” jelasnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat memahami strategi dalam berinvestasi emas. Pembelian sebaiknya dilakukan saat harga rendah, sedangkan penjualan dilakukan ketika nilainya meningkat agar memperoleh keuntungan optimal.
Menurutnya, investasi emas tidak cocok untuk jangka pendek karena membutuhkan waktu untuk berkembang. Oleh karena itu, masyarakat disarankan menahan aset hingga harga benar-benar naik sebelum melepasnya.
Laporan: Ika Astuti





