BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Kuliah Sambil Kerja “Menjahit”, Aprilianti Sarhas Sukses Jadi Lulusan Terbaik UT Kendari dengan IPK 3,68

×

Kuliah Sambil Kerja “Menjahit”, Aprilianti Sarhas Sukses Jadi Lulusan Terbaik UT Kendari dengan IPK 3,68

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Fleksibilitas sistem pembelajaran di Universitas Terbuka (UT) Kendari dimanfaatkan secara optimal oleh Aprilianti Sarhas. Ia berhasil meraih predikat lulusan terbaik pertama dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,68 dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dalam sambutannya sebagai perwakilan wisudawan, Aprilianti menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pelayanan selama menempuh pendidikan di UT Kendari.

“Saya berdiri di sini bukan untuk menunjukkan siapa yang paling hebat, melainkan sebagai refleksi dari perjuangan bersama. Predikat ini sejatinya milik seluruh lulusan hari ini,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  Hati-hati, Hobi Menahan Pipis Bisa Jadi Pintu Masuk Bakteri ke Ginjal

Perempuan asal Kabupaten Muna tersebut memilih Universitas Terbuka agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan. Sistem pembelajaran yang fleksibel menjadi solusi untuk menyeimbangkan tanggung jawab profesional dan studi.

Sehari-hari, Aprilianti bekerja sebagai penjahit. Di tengah kesibukan, ia memanfaatkan waktu luang untuk belajar agar tidak tertinggal materi perkuliahan.

Ia mengakui pembelajaran daring memberi kemudahan, meski tetap menghadirkan tantangan seperti kendala jaringan dan keterbatasan interaksi dengan dosen. Kondisi tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk terus belajar.

Baca Juga :  Bank Sultra & 6 BPR Sapu Bersih Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, ASR Tropi Top Pembina

“Kuncinya ada pada manajemen waktu. Sepulang kerja saya tetap membaca modul, bahkan terkadang belajar pada waktu subuh saat akan menghadapi ujian,” katanya.

Aprilianti juga berpesan kepada mahasiswa, khususnya yang kuliah sambil bekerja, untuk disiplin membagi waktu dan menjaga konsistensi belajar.

“Kemampuan mengatur waktu sangat penting. Yang utama adalah tidak berhenti belajar,” ucapnya.

Baca Juga :  RUPST 2026, CIMB Niaga Tebar Dividen hingga Rp4,07 Triliun

Setelah lulus, ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang Program Profesi Guru (PPG) sebagai bentuk komitmen mengembangkan kompetensi di bidang pendidikan.

 

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x