BERITA TERKINIHEADLINE

Jemaah Haji Kendari Tampil ‘Menyala’ Saat Tiba di Asrama Haji, Disambut Keluarga Penuh Haru

×

Jemaah Haji Kendari Tampil ‘Menyala’ Saat Tiba di Asrama Haji, Disambut Keluarga Penuh Haru

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kedatangan jemaah haji asal Kota Kendari di Asrama Haji Kendari, Kamis (25/6/2026), berlangsung meriah sekaligus mengharukan. Para jemaah tampil mencolok dengan busana penuh manik-manik dan ornamen blink-blink yang berkilauan, sementara keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak siang hari menyambut mereka dengan pelukan hangat, tangis bahagia, dan ucapan syukur.

Setibanya di Asrama Haji Kendari, para jemaah langsung disambut antusias keluarga dan kerabat yang memadati area penyambutan. Sorak kegembiraan, lambaian tangan, hingga panggilan nama terdengar saat rombongan mulai memasuki aula. Banyak penjemput mengabadikan momen tersebut menggunakan handphone, sementara lainnya tampak sibuk mencari anggota keluarga di tengah keramaian.

Suasana haru pun menyelimuti aula saat para jemaah akhirnya bertemu kembali dengan orang-orang tercinta setelah sekitar 40 hari menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Pelukan hangat, tangis bahagia, dan doa syukur mewarnai pertemuan yang telah lama dinantikan. Beberapa anggota keluarga bahkan terlihat tak kuasa menahan air mata saat menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah APEKSI, 17 Wali Kota se-Sulampua Kumpul di Kendari Bahas Strategi Kelola Sampah

Di tengah suasana penuh haru itu, penampilan para jemaah, khususnya perempuan, turut mencuri perhatian. Mereka mengenakan busana anyar yang dipenuhi manik-manik berkilau dan ornamen kristal blink-blink yang memantulkan cahaya dari berbagai sisi.

Kepulangan jemaah haji perempuan dengan mengenakan pakaian mencolok berhias payet, manik-manik, dan aksesori berkilauan sendiri telah menjadi bagian dari tradisi yang kerap terlihat setiap musim haji. Tak terkecuali bagi jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Busana tersebut biasanya disiapkan khusus untuk momen kepulangan dari Tanah Suci sebagai simbol rasa syukur dan kebahagiaan setelah berhasil menunaikan ibadah haji. Tak heran jika para jemaah perempuan kerap tampil istimewa pada hari kepulangan mereka.

Baca Juga :  ERB 2026 di Sultra Salurkan Uang Rupiah Layak Edar Rp20 Miliar ke Wilayah 3T Wakatobi

Tak hanya pakaian, hiasan kepala yang dikenakan para jemaah perempuan juga terlihat meriah. Beragam aksesori bertabur kristal menghiasi kerudung dan penutup kepala mereka, membuat penampilan para tamu Allah itu tampak glamor dan elegan.

Warna busana yang dikenakan pun tak kalah mencolok. Ada yang mengenakan jubah merah menyala dengan taburan payet berkilau, sementara sebagian lainnya memilih abaya putih yang tetap dipenuhi detail manik-manik dan ornamen mengilap. Paduan warna-warna cerah dengan hiasan blink-blink membuat suasana penyambutan semakin semarak.

Sejumlah jemaah perempuan bahkan tampil bersolek layaknya pengantin. Riasan wajah yang segar berpadu dengan busana mewah menambah kesan istimewa pada momen kepulangan mereka dari Tanah Suci.

Sementara itu, para jemaah pria tampil lebih sederhana dengan pakaian dominan serba putih. Sebagian mengenakan sorban khas Timur Tengah yang menambah nuansa Arab pada rombongan tersebut.

Baca Juga :  Banjir Rendam Depan RSU Hati Mulia Kendari, Pengendara Motor: Pemerintah Tolong, Astagfirullah!

Di balik penampilan yang mencolok, terpancar wajah-wajah ceria dan penuh kebahagiaan. Senyum lebar terlihat menghiasi wajah para jemaah yang baru saja menuntaskan rangkaian ibadah haji setelah menjalani perjalanan spiritual selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.

Sebagai informasi, jemaah haji asal Kota Kendari menjadi rombongan haji pertama yang tiba di Sulawesi Tenggara. Sebanyak 392 jemaah yang tergabung dalam Kloter 32 tiba melalui tiga penerbangan di Bandara Haluoleo.

Rombongan pertama berjumlah 130 orang, disusul 159 orang pada penerbangan kedua, dan 103 orang pada penerbangan terakhir.

Kepulangan para jemaah tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menanti di kampung halaman.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x