LAJUR.CO, KENDARI – Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tertinggi di Pulau Sulawesi. Data tersebut mengacu pada Dashboard SPHP 2026 yang dihimpun dari Perum Bulog per 15 Juli 2026.
Hingga 15 Juli 2026, penyaluran beras SPHP di wilayah kerja Perum Bulog Kanwil Sultra telah mencapai 100 persen.
Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra, Erdi Baskoro, mengatakan tingginya realisasi penyaluran tersebut mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap beras SPHP.
“Minat masyarakat terhadap beras SPHP di Sultra sangat tinggi. Itu terlihat dari realisasi penyaluran yang hampir mencapai 100 persen. Artinya, beras SPHP masih sangat dibutuhkan dan menjadi pilihan masyarakat,” ujar Erdi Baskoro.
Menurut Erdi, tingginya minat masyarakat tidak terlepas dari harga beras SPHP yang lebih terjangkau dibandingkan beras komersial. Di Sultra sendiri, beras SPHP dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per kemasan 5 kilogram.
Ia menjelaskan, program SPHP merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mengendalikan inflasi pangan.
Untuk memperluas jangkauan, Bulog menyalurkan beras SPHP melalui berbagai saluran distribusi. Mulai dari Gerakan Pangan Murah (GPM), pengecer dan pasar rakyat, Rumah Pangan Kita (RPK), outlet pangan, koperasi binaan, pemerintah daerah, ritel modern, Koperasi Desa Merah Putih, outlet pemerintah, hingga distribusi umum.
Selain mengoptimalkan penyaluran, Bulog juga memastikan ketersediaan stok tetap aman. Hingga pertengahan Juli 2026, stok beras SPHP yang tersedia di gudang Bulog Sultra tercatat mencapai 465.185 kilogram dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Erdi berharap stok yang tersedia dapat menjaga kelancaran distribusi sehingga masyarakat tetap mudah memperoleh beras SPHP dengan harga sesuai HET, sekaligus mendukung stabilitas harga beras di Sultra. Rls



