BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Pemkot Kendari Target 55 Ribu Siswa SD-SMP Punya Rekening Tabungan, Bidik Kejar Award OJK 2026

×

Pemkot Kendari Target 55 Ribu Siswa SD-SMP Punya Rekening Tabungan, Bidik Kejar Award OJK 2026

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menargetkan seluruh siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki rekening tabungan pribadi melalui program Satu Pelajar Satu Rekening. Program tersebut menyasar sebanyak 55.767 pelajar di Kota Kendari.

Target itu dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Kota Kendari bertujuan menyukseskan program diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Program Satu Pelajar Satu Rekening juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Kendari untuk meraih Kejar Award 2026. Kejar Award merupakan penghargaan yang diberikan OJK kepada pemerintah daerah yang berhasil mendorong implementasi program Simpanan Pelajar (SimPel) dan meningkatkan jumlah pelajar yang memiliki rekening tabungan.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengatakan seluruh pelajar SD dan SMP di Kota Kendari ditargetkan memiliki rekening tabungan atas nama masing-masing.

Baca Juga :  43 Siswa SD/MI di Kendari Adu Kemampuan Bertutur, Pemenang Bakal Wakili Kota Kendari

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan akses layanan keuangan bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan budaya menabung sejak usia dini.

“Kita tidak minta uangnya siswa atau pelajar, kita hanya meminta mereka menabung sendiri untuk hari ini dan masa depan nanti. Ini buka rekeningnya tidak banyak, hanya Rp5 ribu,” kata Sudirman kepada awak media, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, pembukaan rekening bagi para pelajar tidak akan menjadi beban bagi orang tua. Pemerintah daerah menggandeng sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu pelaksanaan program tersebut.

Sudirman menuturkan, program satu pelajar satu rekening sebenarnya merupakan program nasional yang telah diterapkan di berbagai daerah. Namun, Pemkot Kendari menargetkan capaian yang lebih ambisius dengan mendorong kepemilikan rekening tabungan hingga 100 persen bagi seluruh siswa SD dan SMP.

Baca Juga :  Plt Rektor Ajukan Pengunduran Diri, Beber Alasan Tampil Suksesi Pilrek UHO

Menurutnya, kebiasaan menabung perlu dibangun sejak dini agar anak-anak terbiasa mengelola keuangan dan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk kebutuhan masa depan.

“Kalaupun ada yang menabung mungkin masih menabung mandiri, mungkin tidak sampai 5 persen pelajar kita yang menabung. Tapi target kita ini seluruh pelajar di Kota Kendari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Saemina, menjelaskan setiap siswa nantinya akan dibukakan rekening tabungan dengan saldo awal sebesar Rp5 ribu.

Setelah rekening aktif, para siswa dapat menabung secara berkala melalui sekolah yang bekerja sama dengan pihak perbankan. Bank nantinya akan melakukan penjemputan tabungan langsung ke sekolah untuk memudahkan proses penyetoran.

Baca Juga :  Kemenhub Sesuaikan Fuel Surcharge Angkutan Udara, Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik

“Teknisnya nanti mereka punya rekening dengan nilai Rp5 ribu. Setelah itu mereka mengumpulkan tabungan di sekolah, nanti bank yang datang ke sekolah,” jelasnya.

Saemina menambahkan, manfaat program tersebut tidak hanya membangun kebiasaan menabung sejak dini, tetapi juga memperkenalkan layanan keuangan formal kepada anak-anak. Rekening yang dimiliki siswa bahkan dapat terus digunakan hingga mereka dewasa.

“Diharapkan semua siswa yang ada di Kota Kendari mulai SD dan SMP mempunyai rekening, jadi satu rekening satu siswa,” tuturnya.

Melalui program tersebut, Pemkot Kendari berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar semakin meningkat, sekaligus mendukung target nasional yang dicanangkan OJK dalam menciptakan generasi yang lebih cakap mengelola keuangan sejak usia sekolah.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x