LAJUR.CO, KENDARI – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dikepung kebakaran lahan. Delapan kejadian dilaporkan terjadi hampir sepanjang hari, Sabtu (5/9/2026).
Insiden tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Luas area yang terdampak bervariasi, mulai sekitar 30 meter hingga mencapai dua hektare.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari mencatat tujuh lokasi yang dilanda api, yakni Jalan Boulevard I, Lorong Cendana, belakang BTN The Villas, Jalan Poros Nanga-nanga, Jalan Tinggololi, Jalan Palapa Kemaraya, serta Jalan H. Lamuse.
Kejadian pertama dilaporkan pukul 09.48 WITA di Jalan Boulevard I, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga.
Area milik Hendri seluas sekitar 30 meter terbakar. Petugas Poskotik Boulevard tiba empat menit kemudian dan berhasil menjinakkan api pada pukul 10.10 WITA.
Selang sekitar satu jam, laporan kembali masuk dari Lorong Cendana, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia.
Api membakar lahan kosong. Petugas berhasil melakukan pemadaman hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 11.27 WITA.
Menjelang siang, giliran area belakang BTN The Villas, Kelurahan Wundudopi, yang dilalap api. Laporan diterima pukul 12.54 WITA.
Area milik perusahaan The Villas dengan luas sekitar dua hektare terdampak. Petugas berhasil mengendalikan api pada pukul 13.47 WITA.
Belum berselang lama, tepat pukul 13.53 WITA, laporan berikutnya datang dari Jalan Tinggololi, dekat Perumahan Pesona Alam, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia.
Pos Benu-Benua dikerahkan untuk membantu penanganan lantaran ada insiden lain yang berlangsung bersamaan di wilayah Poasia. Api akhirnya berhasil dipadamkan pukul 15.25 WITA.
Pada pukul 14.05 WITA, petugas menerima laporan dari Jalan Poros Nanga-nanga, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu.
Area yang terdampak diperkirakan sekitar 100 meter. Poskotik Boulevard langsung bergerak ke lokasi dan proses pemadaman rampung pukul 15.27 WITA.
Berikutnya, api muncul di Jalan Palapa, tepat di depan Kantor Plaza Telkom, wilayah Kemaraya.
Laporan diterima melalui Call Center 112 pukul 15.10 WITA. Satu armada Damkarmat langsung dikerahkan dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.25 WITA.
Insiden terakhir dilaporkan pukul 17.33 WITA di Jalan H. Lamuse, Lorong Munaba, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga.
Area seluas sekitar 30 meter terdampak. Petugas tiba pukul 17.41 WITA dan menyelesaikan pemadaman serta pendinginan pada pukul 17.55 WITA.
Dari tujuh insiden tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Penyebab munculnya api di seluruh lokasi masih dalam penanganan dan belum diketahui.
Damkarmat Kota Kendari mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat cuaca cerah dan kondisi vegetasi mengering.
Warga juga diminta segera melapor jika menemukan titik api. Penanganan sedini mungkin diperlukan agar api tidak menjalar dan mengancam permukiman.
Laporan: Ika Astuti



