SULTRABERITA.ID, KENDARI – Bupati Buton, La Bakry dan Abdul Rahman Farisi (ARF) menjadi pendaftar terakhir pada ajang Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Sultra.
BACA JUGA :
- BI Sultra Dorong QRIS lewat Wisata Kuliner dan Festival Liangkobhori
- Komisi X Bahas UU Sisdiknas di UHO, Serap Aspirasi Kalangan Akademisi
- Wagub Sultra Hugua Raih Gelar Doktor di Usia 65 Tahun, Wisuda Dihadiri Mendagri
- Perjuangan Ojol Asal Kolaka Jaga Anak Lewat CCTV Viral, Kisahnya Bikin Warganet Terharu
- OJK Ingatkan Modus Penipuan Kian Marak, Bisa Lewat Nonton Iklan-Dracin
Sekretaris DPD I Partai Golkar, Basri mengatakan dua kader partai kuning itu mengambil formulir pendaftaran pada hari terakhir sesi pendaftaran calon Ketua DPD I Golkar Sultra periode 2020-2025, Rabu 4 Maret 2020.
“Ada tambahan dua. Pak La Bakry dan ARF. Hari ini utusannya datang ambil formulir,” ungkap Basri pada Sultraberita.id dihubungi via telepon selularnya, Rabu 4 Maret 2020.
Hari ini adalah batas akhir bagi kader Golkar yang berminat tampil berkompetisi berebut posisi leader partai beringin Sultra pasca pensiunnya Ridwan Bae.
“Pendaftaran sampai pukul 24.00 WITA hari ini,” sambungnya.
Praktis, ada delapan kontestan yang siap meramaikan bursa pemilihan Ketua DPD I Golkar Sultra periode 2020-2025.
Delapan kader tersebut masing-masing adalah H Arhawi, H Heri Asiku, Surunuddin Dangga, Rusmin Abdul Gani, Haris Andi Surahman, Irham Kalenggo, ARF dan La Bakry.
Dari delapan nama di atas, tiga diantaranya berstatus kepala daerah aktif, yakni La Bakry, Bupati Buton, H Arhawi, Bupati Wakatobi dan Surunuddin, Bupati Konsel.
Sementara itu kandidat lain yang juga ingin memegang kendali parpol setelah Ridwan Bae, Surunuddin dan Irham Kalenggo diketahui sama berstatus kader Golkar asal Kabupaten Konsel.
Musda V Golkar Sultra yang seyogyanya digelar 5 Maret diundur pada 11 Maret 2020.



