SULTRABERITA.ID, KENDARI – Bupati Buton, La Bakry dan Abdul Rahman Farisi (ARF) menjadi pendaftar terakhir pada ajang Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Sultra.
BACA JUGA :
- Pemerintah Tetapkan Pengaturan Pembelajaran Murid Selama Ramadan 2026
- Kapal Express Cantika 07 Resmi Beroperasi, Kendari–Raha Ditempuh 2,5 Jam
- ASR Janjikan Kerjaan & Program Bedah Rumah ke Ortu yang Anaknya Tewas di Lampu Merah Wuawua
- Universitas Halu Oleo Masuk 35 Besar Nasional, Catat Peringkat 2.318 Dunia
- Penjualan BYD Melonjak, Haka Auto Matangkan Strategi Ekspansi 2026
Sekretaris DPD I Partai Golkar, Basri mengatakan dua kader partai kuning itu mengambil formulir pendaftaran pada hari terakhir sesi pendaftaran calon Ketua DPD I Golkar Sultra periode 2020-2025, Rabu 4 Maret 2020.

“Ada tambahan dua. Pak La Bakry dan ARF. Hari ini utusannya datang ambil formulir,” ungkap Basri pada Sultraberita.id dihubungi via telepon selularnya, Rabu 4 Maret 2020.
Hari ini adalah batas akhir bagi kader Golkar yang berminat tampil berkompetisi berebut posisi leader partai beringin Sultra pasca pensiunnya Ridwan Bae.
“Pendaftaran sampai pukul 24.00 WITA hari ini,” sambungnya.
Praktis, ada delapan kontestan yang siap meramaikan bursa pemilihan Ketua DPD I Golkar Sultra periode 2020-2025.
Delapan kader tersebut masing-masing adalah H Arhawi, H Heri Asiku, Surunuddin Dangga, Rusmin Abdul Gani, Haris Andi Surahman, Irham Kalenggo, ARF dan La Bakry.
Dari delapan nama di atas, tiga diantaranya berstatus kepala daerah aktif, yakni La Bakry, Bupati Buton, H Arhawi, Bupati Wakatobi dan Surunuddin, Bupati Konsel.
Sementara itu kandidat lain yang juga ingin memegang kendali parpol setelah Ridwan Bae, Surunuddin dan Irham Kalenggo diketahui sama berstatus kader Golkar asal Kabupaten Konsel.
Musda V Golkar Sultra yang seyogyanya digelar 5 Maret diundur pada 11 Maret 2020.



