SULTRABERITA.ID, KENDARI – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tertangkap basah melintas di simpang empat Desa Ambaipua Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) jalur jalan menuju Bandara Haluoloe Kendari, Selasa 23 Juni 2020.
BACA JUGA :
- Fungsi Indra Manusia Menurun Bertahap Menjelang Ajal, Ini Urutannya Menurut Pakar
- Nasib Lima Program Usulan Pemda Kolut di Rakortekrenbang 2025: Sebagian Terealisasi, Sisanya Berproses
- SATSPAM+ dari IM3 Rilis Proteksi WhatsApp Call Pertama di Indonesia, Pakai Teknologi AIvolusi5G
- Tips & Trik15 Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa
- Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
Warga Tiongkok ini diamankan massa mahasiswa yang tengah menggelar aksi demo kedatangan TKA China. Mobil Hilux ditumpangi warga asing tersebut dicegat saat hendak menuju arah Bandara Haluoleo dari Kota Kendari.

Saat diamankan pria yang diketahui bernama Mr Wei didampingi seorang penerjemah.
Sang penerjemah, Hendrik mengaku bahwa Mr Wei merupakan karyawan PT VDNI (Virtue Dragon Nickel Industry).
Ia ditugasi mendampingi Mr Wei melakukan rapid tes di Bandara Haluoleo menyusul masa kontraknya sebagai pekerja bidang transportasi PT VDNI telah selesai.
“Nama saya Hendrik. Saya sebagai penerjemah bahasa. Kalau ini namanya Mr Wei dia TKA yang bekerja di PT VDNI dia bekerja pada bagian transportasi. Kontraknya sudah habis selama 1 tahun,” ungkapnya.
Rapid test ini dilakukan Mr Wei jelang kepulangan ke negara asalnya di Negara Tiongkok. Saat dimintai dokumen data pribadi, Mr Wei hanya memperlihatkan fotocopy paspor miliknya.
“Mau ke Jakarta, kemudian pulang ke China. Kami mau ke bandara untuk melakukan rapid test,” ujar Hendrik.

Massa yang mengamankan Mr Wei kemudian meminta TKA tersebut balik arah meninggalkan bandara.
Sebagai informasi saat ini aksi unjuk rasa di simpang empat Bandara Haluoleo masih terus berlangsung.
Ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat yang dipimpin Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) dari PKS, Sudirman menggelar demonstrasi. Aksi ini sebagai protes kedatangan 152 Tenaga Kerja Asing ( TKA) gelombang pertama asal China yang dikabarkan tiba sore ini. Adm




