BERITA TERKININASIONAL

Jangan Asal! Perhatikan Hal Ini Sebelum Ganti Atap Seng Jadi Genteng

×

Jangan Asal! Perhatikan Hal Ini Sebelum Ganti Atap Seng Jadi Genteng

Sebarkan artikel ini
Genteng
Foto : Ist

LAJUR.CO, KENDARI – Presiden Prabowo Subianto, menyerukan program Gentengisasi agar rumah-rumah di Indonesia mengganti atap seng menjadi genteng. Namun, perubahan penutup atap dari seng ke genteng, ternyata bukan sekadar mengganti bagian permukaannya saja lho. Perubahan ini akan mempengaruhi sejumlah persoalan teknis yang berkaitan langsung pada struktur rumah.

Kontraktor Rebwild Construction, Wildan, menjelaskan bahwa pada dasarnya setiap bangunan memang harus memiliki atap yang layak dan aman, terlepas dari jenis penutup yang digunakan. Pemilihan atap tak bisa dilepaskan dari kebutuhan penghuni dan kondisi iklim di wilayah setempat.

“Pada prinsipnya, semua bangunan rumah memang harus memiliki atap yang mumpuni, perihal penutupnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dan juga harus dengan pendekatan iklim di daerah tersebut. Secara struktur, pembuatannya harus memenuhi standar aman pembangunan atap, apa saja standarnya, yang paling mudah adalah bagaimana struktur atap tidak roboh setelah terbangun,” ujar Wildan saat dihubungi detikproperti, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga :  Tok! UMP Sultra Diketok Naik Rp3,3 Juta, UMK Kolaka Tertinggi Rp3,6 Juta

Wildan menegaskan rumah yang sejak awal menggunakan atap seng tidak serta-merta bisa langsung diganti genteng tanpa perhitungan ulang. Pergantian material atap justru masuk dalam kategori pekerjaan yang cukup kompleks karena menyangkut banyak elemen bangunan.

Tak Sekadar Ganti Penutup Atap

Menurut Wildan, pergantian dari atap seng ke genteng harus diawali dengan pengecekan menyeluruh. Mulai dari rangka atap, kemiringan, beban bangunan, hingga plafon dan sistem ventilasi harus dihitung ulang agar tetap aman.

“Pergantian atap ini harus memperhatikan bongkaran agar saat membangun kembalinya, rangka, kemiringan, beban, plafon, dan ventilasi sudah tepat,” katanya.

Wildan pun menegaskan bahwa perubahan ini pada praktiknya membuat pemilik rumah harus siap melakukan pembongkaran besar. Pemilik rumah perlu membeli bahan bangunan lagi, apalagi jika struktur rumah ikut berubah.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Audiensi dengan Kajati Sultra, Perkuat Pengawasan Distribusi Energi

Beban Atap Berpengaruh ke Fondasi Bangunan

Wildan mengingatkan salah satu perbedaan paling krusial antara atap seng dan genteng adalah bobotnya. Genteng, khususnya genteng keramik atau tanah liat, memiliki beban jauh lebih besar sehingga berpengaruh pada struktur bangunan di bawahnya.

“Beban yang disalurkan antara atap seng dan atap genteng sangat berbeda, lebih berat genteng,” ucapnya.

Karena adanya perbedaan beban antara atap seng dan atap genteng, bangunan perlu ditinjau kembali. Peninjauan itu dilakukan mulai dari struktur bangunan hingga penyesuaian fondasi. Dengan perbedaan beban tersebut, fondasi yang sebelumnya dirancang untuk atap seng belum tentu mampu menopang genteng tanpa penguatan tambahan.

Rangka dan Kemiringan Atap Harus Sesuai

Terkait rangka atap genteng, Wildan menyebut baja ringan sebagai pilihan yang banyak digunakan daripada rangka kayu. Hal itu dikarenakan kemudahan pemasangan dan kualitas material yang relatif seragam.

Baca Juga :  Polda Sultra Buka Layanan SKCK Keliling di MTQ Kendari, Siap Jemput Bola untuk Pengurusan Massal

“Rangka baja ringan, mudah instalasinya, mudah didapat, material hampir sama kualitasnya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk kemiringan atap genteng, Wildan menyarankan sudut kemiringan bisa di sekitar 25 hingga 40 derajat agar fungsi perlindungan tetap optimal. Selain kemiringan, arah limpasan air hujan juga perlu diperhatikan.

Mengganti atap seng ke genteng adalah pekerjaan yang cukup kompleks dan tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu bantuan kontraktor ataupun orang yang ahli untuk memastikan struktur bangunan dan fondasi rumah tetap aman setelah mengubah atap seng ke atap genteng. Tanpa perhitungan struktur yang matang, perubahan atap justru berpotensi menimbulkan risiko serius di kemudian hari.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan ketika mengganti atap dari seng ke genteng, semoga membantu. Adm

Sumber : Detik.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x