SULTRABERITA.ID, KENDARI – Gubernur Sultra, Ali Mazi terpaksa membatalkan agenda kunjungan kerja ke Jerman menyusul kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Kendari.
BACA JUGA :
- Polisi Masuk Pesantren Ummushabri Kendari, Tanamkan Kamtibmas Lewat Program Go to School
- Harga Emas Terus Meroket, Ini 3 Daerah di Sultra yang Mayoritas Warganya Simpan Emas Minimal 10 Gram
- Kemenkes RI Keluarkan Edaran Waspadai Virus Nipah Usai Mewabah di India
- Kapal Maligano- Raha Angkut 32 Penumpang Tenggelam Disapu Hujan Badai
- Tak Sekadar Membaca, Program Ulik Tilik Buku BookScape Kendari Bedah Karya Novel “Di Tanah Lada”
Hal tersebut disampaikan Ali Mazi ditengah rapat khusus bersama KPK di Kantor Gubernur, Rabu 11 Desember 2019.

“Harusnya saya ke Jerman ini pak akhirnya saya batalkan. Masalah yang dibahas bersama KPK ini masalah serius untuk kepentingan bersama,” ujar Ali Mazi pada Korwil Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK Adliansyah Malik Nasution yang memimpin rapat Korsupgah di Kantor Gubernur Sultra, Rabu 11 Desember 2019.
Sebagai informasi hari ini lembaga anti rasuah itu menggelar rapat khusus pencegahan korupsi di Kantor Gubernur Sultra. Rapat berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA.
Korwil Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK Adliansyah Malik Nasution dan PIC KPK Korwil VIII Edi Suryanto memimpin rapat yang turut dihadiri sejumlah OPD lingkup Pemprov Sultra.
Khusus di Pemprov Sultra, kedatangan KPK berkaitan Monitoring Centre for Prevention (MCP) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah).
“Persentase capaian OPD-OPD. 2020 kita harapkan sudah clean and clear. Ini (pencegahan korupsi) bukan perkara susah. Tapi perkara mau atau tidak mau. Sultra sejauh ini pencapaian nasional ada peningkatan,” ucap Adliansyah.
Pada Sultraberita.id, Edi Suryanto membeber beberapa agenda lain kunjungan KPK di Kota Kendari. Diantaranya mengecek capaian penertiban kendaraan dinas dan rumah dinas pemerintah provinsi, penyelesaian kendala alat perekam pajak di Kota Kendari, Kolaka, Bombana, Koltim, Kolaka Utara dan menghadiri kegiatan seminar di UHO. Adm



