BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Perdana! Sultra Kirim Langsung 46 Kontainer Feronikel ke China via Pelabuhan Peti Kemas Pelindo

×

Perdana! Sultra Kirim Langsung 46 Kontainer Feronikel ke China via Pelabuhan Peti Kemas Pelindo

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mencatat sejarah baru dalam ekspor komoditas unggulan daerah. Sebanyak 46 kontainer feronikel setara Rp249 miliar dilepas langsung menuju Lianyunggang, China melalui Pelabuhan Peti Kemas Pelindo Kendari, Rabu (28/1/2026).

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka yang melepas langsung ekspor perdana tersebut menegaskan ekspor perdana melalui Pelindo Sultra menjadi tonggak penting bagi hilirisasi nikel di Bumi Anoa. Langkah tersebut sekaligus memutus rantai panjang tata niaga produk nikel yang dihasilkan perusahaan smelter di Sultra.

“Hari ini kita menyaksikan pengiriman 46 kontainer feronikel, total 1.500 metrik ton. Ini baru dari PT Ceria. Padahal produksi nikel kita besar, kenapa tidak semuanya lewat sini?” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menekankan Sultra secara konsisten mendorong hilirisasi agar nikel tidak lagi diekspor dalam bentuk bahan mentah, melainkan produk bernilai tambah yang dampaknya bisa dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Baca Juga :  DPR RI Salut! 2,8 Juta Jiwa di Sultra Sudah Tercover Jaminan Kesehatan Nasional, Lampaui Standar UHC

Ekspor langsung feronikel dilepas dari Kendari Newport dan dihadiri Kapolda Sultra, Ketua DPRD Sultra, Kepala Pelindo, sejumlah kepala daerah, serta jajaran organisasi perangkat daerah Pemprov Sultra. Pengiriman dilakukan tanpa transit di pelabuhan besar lain seperti Jakarta, Makassar, atau Surabaya sebagaimana praktik yang sebelumnya dikenal sebagai double handling.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Sukamto Toding, mengatakan peluncuran produk feronikel perdana diharapkan mampu mendorong peningkatan ekspor daerah sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Nilai ekspor pengiriman ini mencapai sekitar 2 juta dolar AS atau setara Rp249 miliar dari PT Winarapan. Ini peluang besar untuk Sultra,” jelasnya.

Ua menambahkan, Sultra memiliki potensi ekspor yang luas. Tidak hanya nikel. Di sektor pertanian dan perkebunan, Provinsi Sultra unggul dengan 17 negara tujuan ekspor seperti China, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat dan lainnya.

Baca Juga :  Support Ummusshabri International Expo, Wakil Wali Kota: Pacu Kreativitas Anak & Ekonomi Lokal!

Dari sisi kesiapan pelabuhan, Direktur Pelindo, Herianto, menyebut sistem percepatan ekspor di Pelabuhan Peti Kemas Kendari sudah berjalan optimal.

“Tim percepatan ekspor bisa terisi dalam seminggu. PT Ceria sendiri mampu produksi hingga 100 kontainer per minggu, bahkan dalam sebulan bisa mencapai 200 kontainer,” katanya.

Pelindo menyiapkan infrastruktur berstandar internasional dengan sistem Terminal Operating System (TOS) setara pelabuhan besar seperti Jakarta, Surabaya, hingga China. Waktu bongkar muat kini hanya sekitar 16 jam, sementara proses keluar-masuk gate berlangsung dalam hitungan menit.

Menurut Herianto, ekspor langsung dari Kendari memberi dampak signifikan bagi daerah. Jika sebelumnya komoditas Sultra tercatat sebagai milik pelabuhan lain, kini seluruh proses kepabeanan dan pendapatan tercatat langsung di Kendari.

Baca Juga :  Masuk Kurikulum, Siswa SD–SMA di Sultra Mulai Belajar AI dan Coding

“Ini adalah kesempatan besar bagi Sultra untuk memperkuat posisinya dalam rantai perdagangan global,” ujarnya.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, peluncuran ekspor feronikel menandai babak baru perdagangan internasional Sultra. Kehadiran layanan logistik modern dan kepabeanan peti kemas diyakini mampu menekan biaya logistik serta membuka akses pasar global yang lebih luas.

“Ini memperkuat posisi Sultra sebagai simpul penting perdagangan nikel dunia. Pemprov berkomitmen menjaga iklim investasi, stabilitas daerah, dan kolaborasi lintas sektor agar Sultra tumbuh sebagai basis industri maju yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tutupnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan direct export perdana feronikel melalui Pelabuhan Peti Kemas Pelindo Sultr, sebuah langkah strategis menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat Sultra. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x