LAJUR.CO, KENDARI – Bupati Kolaka Utara (Kolut) Nurrahman Umar menerima audiensi Tim Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra dalam rangka penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Rabu (28/1/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kolut Buhari serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kolut Ihwan.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kolut melalui perluasan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada masyarakat perdesaan dan pesisir, nelayan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan.

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha menjelaskan arah kebijakan penguatan TPAKD sebagai forum koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan industri jasa keuangan. Penguatan peran TPAKD dinilai sejalan dengan visi pembangunan nasional Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 serta implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029, khususnya pembangunan dari desa dan daerah.
OJK menekankan pentingnya sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, perusahaan pembiayaan, hingga asuransi.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan ekonomi masyarakat Kolut.
OJK Sultra menyatakan kesiapan memfasilitasi pemanfaatan modal kerja melalui perbankan yang dapat disinergikan dengan para pelaku UMKM di Kolut.
Langkah itu diharapkan membuka akses pembiayaan yang lebih luas, memperkuat keberlanjutan usaha, serta meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan.
Bupati Kolut Nurrahman Umar menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penguatan program TPAKD sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah.
“TPAKD menjadi instrumen penting untuk memastikan masyarakat dan pelaku usaha di Kolut mendapatkan akses keuangan yang adil dan merata,” ujarnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi dan sinergi antara OJK Sultra, Pemerintah Kabupaten Kolut, dan industri jasa keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Adm



